• Senin, 26 September 2022

Program Beras Organik ASN Pemkab Ngawi Bermasalah, Ini Persoalannya

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 17:43 WIB
Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setda Ngawi Sri Widodo.
Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setda Ngawi Sri Widodo.

Ngawi, koranmemo.com - Program beras organik dicanangkan Pemkab Ngawi masih bermasalah. Pasalnya, jenis kemasan beras yang dijual kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat berbeda dan harga sama.

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setda Ngawi Sri Widodo mengatakan, adanya perbedaan kemasan beras organik yang distribusikan yakni brand Sumber Pari dan kemasan lainnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Umum Milik Daerah (BUMD) PD. Sumber Bhakti dengan melakukan evaluasi agar tidak terjadi gejolak.

Untuk jenis beras, jelasnya, ada dua jenis kualitasnya yakni beras organik yang sudah tersertifikasi oleh lembaga organik atau SLO dan beras jenis konversi yang belum tersertifikasi oleh lembaga organik sehingga ada perbedaan.

"Evaluasi akan kita lakukan setiap bulannya dari sisi kelengkapan regulasinya yang harus kita perbaiki pada tingkat perjanjian kerjasama," ujarnya.

Baca Juga: PAD Sektor Minerba di Tulungagung Tidak Bisa Digenjot dan Kerusakan Lingkungan Mengancam, Ini Penjelasannya

Meski kualitas berbeda, namun harga jual disamakan yakni Rp15 ribu per kilogram. Dia berdalih, karena untuk luasan lahan padi organik di Ngawi baru tersedia sekitar 12,7 hektare sehingga untuk pemenuhan beras organik untuk ASN belum mencukupi.

Diakuinya sebenarnya harganya ada perbedaan sebab ada dua jenis kualitas beras terlebih kebutuhan beras organik yang kurang mencukupi.

"Terkait harga yang sama tersebut, nantinya akan kita evaluasi kembali seiring dengan pendistribusian berikutnya," dalihnya.

Diketahui, Bupati Ngawi Ony Anwar melakukan penandatangan kesepakatan kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk menyukseskan program beras organik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat, Senin (1/8/2022).

Baca Juga: Kejari Nganjuk Gelar Kejuaraan Tenis Lapangan Beregu Adhyaksa Cup Tahun 2022

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tingkat Pengangguran Terbuka di Ngawi Capai 21.216 Orang

Jumat, 23 September 2022 | 18:16 WIB

Wow, Pengecatan Gading Tugu Kartonyono Telan Rp 120 Juta

Senin, 19 September 2022 | 18:39 WIB

Terkait Pembunuhan Sadis Ayah di Ngawi, Ini Kata Polisi

Selasa, 13 September 2022 | 19:49 WIB

Polres Ngawi Gagalkan Penyelundupan Pupuk Bersubsidi

Kamis, 8 September 2022 | 15:42 WIB

Tarif Angkot di Ngawi Belum Naik

Kamis, 8 September 2022 | 15:40 WIB
X