• Rabu, 5 Oktober 2022

Dana Cukai Ponorogo Capai Rp 23 Miliar, Bupati Sugiri Minta Penggunaannya Harus Tepat Sasaran

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 18:21 WIB
Salah satu perkebunan tembakau yang terletak di desa Tatung, Ponorogo.
Salah satu perkebunan tembakau yang terletak di desa Tatung, Ponorogo.

Ponorogo, Koranmemo.com - Pemkab Ponorogo tahun ini mendapatkan dana segar dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Nilai DBHCT Ponorogo cukup tinggi, sekitar Rp 23,970 miliar. Dana tersebut digunakan untuk Penegakan Hukum (Gakkum), Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Bidang Kesehatan.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, tahun ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mendapatkan sebagian jatah dari pagu yang didapat.

Dana tersebut akan i digunakan untuk pengawasan maupun penegakan hukum. Selain itu juga sebagai bentuk ketegasan pemkab memberantas rokok ilegal.

Baca Juga: Sebanyak 75 Anggota Paskibra Kabupaten Kediri Masuki Masa Karantina di Wisma Altet

"Memang sebagian untuk Pol PP, untuk pengawasan dan ketegasan memberantas rokok ilegal," terang Bupati Sugiri Sancoko, Minggu (7/8/2022).

Ditanya soal berapa jumlah pos yang diberikan, Bupati Sugiri Sancoko mengaku tidak mengetahui secara persis nilainya.

Namun dari informasi yang dihimpun wartawan koranmemo.com, Satpol PP Ponorogo mendapatkan jatah sekitar 10 persen.

Kemudian Bidang Kesra mendapat 40 persen dan Bidang Kesehatan mendapatkan 50 persen dari nilai pagu yang didapat.

Baca Juga: Jelang HUT Ke-77 RI, 20 Pedagang Bendera dari Garut “Berjuang” Meraih Cuan dari Kota Batu

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PA Ponorogo Sebut Dispensasi Nikah Turun

Kamis, 29 September 2022 | 12:06 WIB
X