• Kamis, 6 Oktober 2022

Anggaran BTT untuk Penanganan PMK di Kota Kediri Sudah Cair

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 20:43 WIB
Petugas menyuntikan vaksin PMK kepada sapi peternak di Kota Kediri. (dok. Bayu / Memo)
Petugas menyuntikan vaksin PMK kepada sapi peternak di Kota Kediri. (dok. Bayu / Memo)

Kediri, koranmemo.com - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) telah ditetapkan sebagai kejadian dengan status darurat. Seiring dengan penetapan itu, Pemkot Kediri juga mencairkan dana Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp 397 juta untuk penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri Mohammad Ridwan mengatakan, sebelum pencairan dana BTT Inspektorat telah melakukan pengecekan. Saat ini dana senilai ratusan juta itu telah bisa dimanfaatkan.

“Itu untuk keperluan obat-obatan dan operasional. Tapi paling banyak untuk pengadaan penanganan PMK,” tuturnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan obat-obatan, alat penunjang vaksin, dan kebutuhan darurat untuk penanganan PMK ini memang dibutuhkan proses cepat. Untuk itu pengadaan barang atau pengerjaan konstruksi yang sifatnya darurat bisa dilakukan dengan sistem pengajuan BTT.

Baca Juga: Mas Bup Dhito Bagikan 400 Bendera Merah Putih

Obat-obatan yang dibutuhkan dalam penanganan PMK ini, meliputi, vitamin, analgesic, antipiretik, antihistamin, dan antiparasit spray. Selain itu juga dibutuhkan antibiotik spektrum luas, antibiotik sulfa dan klinitoprin, vitamin B komplek, dan disinfektan.

BTT ini juga untuk persiapan vaksinasi juga,’’ katanya.

BTT ini sudah sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian RI tentang Penetapan Daerah Wabah PMK. Ini didukung dengan penetapan status keadaan darurat bencana wabah penyakit akibat Penyakit Mulut dan Kuku. Hal ini juga diikuti oleh keputusan Wali Kota Kediri tentang hal serupa.

“Atas dasar hukum itulah, maka kami dapat menggunakan dana BTT,” ungkapnya.

Sebagai informasi, kasus PMK di Kota Kediri saat ini sudah ada 345 kasus. Sapi yang sembuh sudah mencapai 239, sementara yang masih dalam penanganan ada 106 sapi.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X