• Kamis, 6 Oktober 2022

Serangan DBD di Kota Kediri Capai 72 Kasus, Ini Lho Kecamatan Yang Penderitanya Terbanyak

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 17:33 WIB
Petugas melakukan fogging untuk memberantas jentik nyamuk
Petugas melakukan fogging untuk memberantas jentik nyamuk

Kediri, koranmemo.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri masih menemukan kasus demam berdarah dengue (DBD) hingga bulan Juli 2022. Serangan DBD mencapai 72 kasus.

Padahal saat ini, di Kota Kediri tengah memasuki musim kemarau, bahkan diprediksi puncak kemarau terjadi pada Agustus hingga September mendatang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular (P2P) Dinkes Kota Kediri, Hendik Suprianto mengatakan, DBD masih tetap diwaspadai.

Meski telah memasuki musim kemarau, Dinkes Kota Kediri juga telah melakukan sejumlah pencegahan untuk mengatasi permasalahan DBD ini.

Baca Juga: Penanganan Sampah di Tulungagung Masih “Tercecer” Sekitar 380 Ton Perhari,  Ini Penjelasan DLH

Berdasarkan data, tahun ini dari Januari hingga Juni terdapat 70 kasus. Kemudian pada Juli ditemukan tambahan dua kasus. Totalnya sebanyak 72 kasus selama Januari hingga Juli tahun ini.

Tahun sebelumnya, 2021, penyakit yang disebarkan oleh nyamuk aedes aegypti ini menjangkit sebanyak 160 orang. Pada tahun 2020 dengan kematian satu orang.

Sedangkan pada tahun 2021 sebanyak 145 orang terjangkit dengan kasus terbanyak ada di bulan November, yaitu 65 kasus. 

“Sementara selama Januari hingga Juli 2022 kasus DBD mencapai 72 kasus dengan kasus terbanyak yakni saat musim hujan pada Februari,” ujarnya, Minggu (14/8).

Baca Juga: Javier Roca Hengkang, Persik Kediri Fokus pada Liga 1 ke Depan dengan Pelatih Sementara

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X