• Kamis, 6 Oktober 2022

Libatkan BPD, Tiga Warga Plosokidul Curi 8 Ton Tebu Milik PTPN X Dijual ke PG Pesantren

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 20:52 WIB
anggota Unit Reskrim Polsek Plosoklaten mengamankan tiga terduga pelaku pencurian tebu muatan   (Polsek Plosoklaten)
anggota Unit Reskrim Polsek Plosoklaten mengamankan tiga terduga pelaku pencurian tebu muatan   (Polsek Plosoklaten)

Kediri, koranmemo.com - Unit Reskrim Polsek Plosoklaten berhasil mengamankan tiga terduga pelaku pencurian tebu sekitar 8 ton di lahan kebun milik Pusat penelitian gula Djengkol PTPN X Kediri Dusun Djengkol Desa Plosokidul Kecamatan Plosoklaten, Kamis (11/8/2022) sekitar pukul 23.30 WIB. 

Tiga pelaku yang diringkus polisi itu beralamat Desa Plosokidul Kecamatan Plosoklaten berinisial NA (40), BR (41), dan AM (30). Bahkan, aksi pencurian itu melibatkan satu orang dalam sebagai asisten muda sekaligus menjabat sebagai Badan Permusyawaratan Desa (BPD). 

"Tertangkapnya tiga pelaku ini berawal Pusat penelitian gula Djengkol PTPN X Kediri melaporkan kejadian pencurian tebu yang diangkut menggunakan truk, ke Polsek Plosoklaten," kata AKP Imron, Kapolsek Plosoklaten, Minggu (14/8/2022).

Dalam kronologinya Imron mengungkapkan, semula kedua satpam melaksanakan pemantauan di kebun C-2 milik PTPN X pada Kamis (11/8/2022) sekitar pukul 15.15 WIB karena melihat ada aktifitas penebangan muat tebu

Baca Juga: Asal Usul Minuman Boba, Benarkah Sudah Ada Sejak Tahun 1980?

Ketika selesai sekitar pukul 17.00 WIB, tebu dengan berat sekitar 8 ton itu diangkut menggunakan truk bernopol S 9770 WE yang kemudian keluar dari kebun yang diikuti langsung oleh satpam.

"Ternyata truk itu tidak masuk di Pos Penjagaan Jamban Desa Plosokidul Kecamatan Plosoklaten, melainkan langsung melaju ke arah barat," jelasnya.

Melihat hal itu satpam pun tetap mengawal dan mengikuti truk tersebut hingga masuk ke dalam emplasemen PG Pesantren Baru Kediri. 

Saat itu satpam PTPN X yang melakukan pengecekan di pintu masuk ternyata melihat truk menggunakan surat perintah jalan bukan dari kebun pusat penelitian melainkan surat perintah dari Kebun tani atau Tebu rakyat (TR) wilayah Kecamatan Gurah.

Baca Juga: Ranperda RTRW Selesai Dibahas DPRD, Dinas Perkim Tulungagung: Selama Ini Developer Perumahan Kelimpungan

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X