Alat Deteksi Dini Tsunami di Pantai Selatan Kabupaten Blitar Rusak Lagi, Peringatan Dilakukan Manual

- Kamis, 15 September 2022 | 17:58 WIB
Ilustrasi tsunami (Geografi.org)
Ilustrasi tsunami (Geografi.org)

Blitar, koranmemo.com - Warga yang tinggal di sekitar pantai selatan, utamanya di Kabupaten Blitar harus mengandalkan tanda alam ketika terjadi tsunami.

Pasalnya alat deteksi dini yang terpasang di sekitaran pantai selatan Kabupaten Blitar sudah tidak berfungsi.

Hal itu diakui oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Blitar Ivong Betryanto, Kamis (15/9).

Ivong Betryanto mengatakan, alat deteksi itu atau Tsunami Warning System (TWS) terletak di laut.

TWS dipasang dalam rangka untuk memberikan sinyal atau tanda-tanda jika terjadi tsunami.

Baca Juga: Bupati Jombang Rakor Dengan Menpan RB, Tetapkan 530.028 ASN Kebutuhan Nasional

"Iya tidak bisa difungsikan dan kami sudah melaporkan ke pemerintah provinsi atau Tsunami Warning System," katanya.

Dia mengatakan, dua alat itu berada di Pantai Tambakrejo, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto.

Sementara alat satunya berada di Pantai Pantai Serang di Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo.

Dua alat itu rusak sudah lama. Pada 2019 lalu sempat rusak dan dipasang lagi pada 2021. Tetapi hingga kini rusak lagi.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X