Nelayan Tulungagung Kesulitan Mendapatkan BBM, Harga Ikan Laut Naik Dua Kali Lipat

- Kamis, 15 September 2022 | 19:23 WIB
Salah seorang pedagang komoditas laut yakni Ririn saat sedang berjualan di tokonya. (isal/memo)
Salah seorang pedagang komoditas laut yakni Ririn saat sedang berjualan di tokonya. (isal/memo)

Tulungagung, koranmemo.com - Sulitnya mendapat bahan bakar minyak (BBM) pasca harga dinaikkan oleh pemerintah, dialami sejumlah nelayan di Kabupaten Tulungagung.

Sulitnya nelayan mendapatkan BBM, ditambah dengan harganya yang naik, berimbas pada harga komoditas (ikan laut) di pasaran juga naik dua kali lipat.

Salah seorang pedagang ikan laur di Pasar Ngemplak, Kabupaten Tulungagung, Asna Zaenab mengatakan, saat ini harga ikan laut terbilang tinggi.

Tingginya harga ikan ini, kata dia, dikarenakan para nelayan sudah mematok harga yang tinggi.

Ikan Tuna misalnya, kini dijualnya seharga Rp 35 ribu untuk 1/2 kilogram. Sebelumnya harga ikan Tuna hanya Rp 30 ribu satu kilogramnya.

Baca Juga: Molor, Proyek Rehabilitasi Mal Pelayanan Publik Ngawi Senilai Rp 3,5 Miliar

Ikan laut jenis Salem juga mengalami kenaikan. Harga normalnya Rp 28 ribu perkilogramnya, saat ini dijual Rp 30 ribu untuk 1/2 kilogram saja.

"Saya cuma jual dua jenis ikan laut itu. Harganya mulai mahal saat nelayan mulai mengeluh soal sulitnya mendapatkan BBM," kata Asna Zaenab, Kamis (15/9).

Pedagang ikan laut lainnya, Ririn (50) membenarkan jika harga ikan saat ini melonjak tinggi.

Bahkan, kata dia, kenaikannya bisa mencapai dua kali lipat. Tergantung jenis komoditasnya.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X