• Kamis, 6 Oktober 2022

Pendaki Gunung Lawu Asal Solo Meninggal di Pos 3, Ini Kata Polisi

- Minggu, 18 September 2022 | 18:20 WIB
Evakuasi Jenasah Dedi Satrio Di Pintu Pendakian Cemoro Sewu. (Noorbiyanto/Memo)
Evakuasi Jenasah Dedi Satrio Di Pintu Pendakian Cemoro Sewu. (Noorbiyanto/Memo)

Magetan, koranmemo.com - Dedi Satrio (41), warga desa Bibis, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah, meninggal dunia di Pos 3, jalur pendakian Gunung Lawu, Desa Ngancar,Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu ( 18/9).

Hasil autopsi awal Polres Magetan, penyebab kematian Dedi Satrio, akibat kelelahan serta faktor kesehatan korban.

" Tidak ditemukan luka aniaya atau benturan benda tumpul ditubuh korban, hasil otopsi korban meninggal dunia akibat kelelahan, juga tidak dalam kondisi fit," kata AKP Joko Yuwono, Kapolsek Plaosan, Minggu (18/9).

Lanjut Kapolsek, korban bersama 16 rekanya naik ke Gunung Lawu lewat pintu pendakian Cemorosewu pada Minggu pagi sekitar pukul 05.00 Wib. Ketika sampai di Pos 3, korban pingsan dan hilang nadi.

Baca Juga: Meninggalnya Santri Gontor Ponorogo Karena Kekerasan, Wagub: Korban Harus Berani Speak Up

" Ketika hendak dibawa turun ke Pos satu, korban meninggal dunia," tegas AKP Joko Yuwono.

Joko Yuwono menyebut, korban bersama belasan rekannya naik ke Gunung Lawu Karena telah menjadi rutinitas komunitas yang kerap mendaki gunung.

" Tidak ada tujuan khusus, memang korban bersama rekan - rekannya sering mendaki," pungkasnya.

Baca Juga: Tersangka Penjual Chanel ke Bjorka dari Madiun, HP Si Penjual Es Diganti Baru Oleh Polisi

Pasca dievakuasi oleh Tim gabungan BPBD Magetan, Polsek Plaosan, Koramil Plaosan serta sejumlah relawan, jenasah korban langsung dibawa ke rumah duka oleh keluarga.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polres Magetan Bekuk Komplotan Pengedar Pupuk Palsu

Kamis, 15 September 2022 | 15:45 WIB

Wabah PMK di Magetan, Puluhan Sapi Mati

Senin, 27 Juni 2022 | 22:09 WIB
X