• Sabtu, 10 Desember 2022

Institusi Kejaksaan Dilecehkan, Persaja Nganjuk Lapor Polisi

- Sabtu, 24 September 2022 | 09:12 WIB
Persaja Cabang Nganjuk saat melapor ke SPKT Polres Nganjuk  (istimewa)
Persaja Cabang Nganjuk saat melapor ke SPKT Polres Nganjuk (istimewa)

 

Nganjuk, koranmemo.com - Tak terima institusi kejaksaan dilecehkan oleh pegiat YouTube, Persatuan Jaksa Republik Indonesia (Persaja) Cabang Nganjuk mendatangi SPKT Polres Nganjuk, Jumat (23/9/2022) sore.

Kedatangan Persaja Cabang Nganjuk ke SPKT Polres Nganjuk ini tak lain untuk melaporkan akun YouTube Quotient TV terkait dugaan ujaran kebencian yang menilai kejaksaan sarang mafia.

Laporan Persaja Cabang Nganjuk tersebut diterima oleh Ka. SPKT Polres Nganjuk Aiptu Agung Sugiarto, dan langsung dibuatkan Laporan Polisi dengan nomor: LP-B/73/IX/2022/SPKT/POLRES NGANJUK/POLDA JAWA TIMUR tanggal 23 September 2022.

Dicky Andi Firmansyah, SH., MH mewakili ketua Persaja Cabang Nganjuk mengatakan, kedatangannya SPKT Polres Nganjuk resmi melaporkan Alvin Lim atas munculnya konten yang diunggah di kanal YouTube berjudul "Kejaksaan sarang mafia, Oknum Jaksa Jaksel Peras Leasing Modus Pinjam Pakai".

Baca Juga: Kanvill Dau Malang, Salah Satu Cafe yang Tawarkan Nuansa Berbeda

"Lewat unggahannya tersebut Alvin Lim telah menghina institusi Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Ini yang kami laporkan, karena telah melecehkan kejaksaan," ujar Kasi Intelijen Kejari Nganjuk, Sabtu (24/9/2022).

Dalam tayangan YouTube Quotient TV berdurasi 57 menit yang diunggah dua pekan yang lalu, kata Dicky, di salah satu narasinya Alvin Lim tidak berbicara oknum, melainkan menyebut institusi kejaksaan dengan perkataan, Kejaksaan sarang mafia, isinya sampah dan Adhyaksa banyak pencitraan namun di dalamnya bobrok.

"Alvin Lim juga menyebutkan kejaksaan sebagai tempat berkumpulnya oknum jaksa nakal yang kerjanya menyengsarakan, memeras, dan merugikan masyarakat," imbuh Dicky.

Dicky menjelaskan, laporan yang resmi dibuatnya itu sehubungan dengan tindak pidana setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, dan atau menstransmisikan, dan atau membuat dapat diaksesnya informasi eleltronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Maling Satroni SMKN Lengkong, Uang Rp70 Juta Digasak

Jumat, 9 Desember 2022 | 18:52 WIB

Jamaah Sae Kejari Nganjuk Masuk Pesantren Bekali 800 Dai

Minggu, 27 November 2022 | 11:47 WIB

Gelar Rakor Penyusunan IKP, ini Tujuan Bawaslu Nganjuk

Sabtu, 19 November 2022 | 12:19 WIB
X