• Sabtu, 10 Desember 2022

Dampak Kenaikan Harga BBM, Kunjungan Wisata dan Daya Beli Warga Kota Blitar Menurun

- Minggu, 25 September 2022 | 17:53 WIB
Wisatawan ketika ziarah ke Makam Bung Karno (MBK). (Dok/ziz)
Wisatawan ketika ziarah ke Makam Bung Karno (MBK). (Dok/ziz)

Blitar, koranmemo.com - Kenaikan harga BBM awal September lalu mulai berdampak, termasuk di Kota Blitar.

Di sektor Pariwisata Kota Blitar, tingkat kunjungan wisatawan diperkirakan menurun. Indikasinya, area parkiran bus di pelataran Pusat Informasi Pariwisata dan Perdagangan (PIPP) Kota Blitar sepi.

Hanya ada beberapa bus luar daerah yang parkir. Padahal sebelum kenaikan harga BBM subsidi, pelataran parkir selalu dipenuhi bus pariwisata.

Fenomena sepinya bus wisatawan di Kota Blitar itu terjadi beberapa hari sejak diumumkannya kenaikan harga BBM.

Baca Juga: Pandemi, Agenda Pernikahan di Kota Blitar Merosot

"Iya sempat menurun. Bahkan beberapa hari sejak ada pengumuman kenaikan BBM nyaris tidak ada pengunjung. Tapi kini mulai berangsur pulih," kata Plt Kepala Bidang Pengelolaan Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Blitar, Kahfi Annezar, Minggu (25/9).

Kahfi Annezar mengatakan, dampak negatif sepinya pengunjunga juga dikeluhkan para pedagang di sekitar Makam Bung Karno (MBK).

Para pedagang mengeluh sepi penjualannya. Tak hanya pedagang di sekitar kawasan MBK, tukang becak wisata juga mengeluhkan hal yang sama, sepi pengunjung.

Selama ini, ketika bus parkir di PIPP, wisatawan memanfaatkan jasa tukang becak untuk mengantarkan ke Makam Bung Karno dan sejumlah kompleks wisata. Seperti Istana Gebang, tempat masa kecil Bung Karno.

"Pelaku becak wisata juga mengeluh sepi. Padahal setiap akhir pekan panen penumpang. Bahkan bisa naik dua kali lipat," katanya.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gudang di Blitar Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:56 WIB
X