• Sabtu, 10 Desember 2022

Mobil Honda Brio Siap Jadi Milik Wajib Pajak di Kota Kediri, Simak Penjelasannya

- Minggu, 25 September 2022 | 18:21 WIB
Mobil Honda Brio Siap Jadi Milik Wajib Pajak di Kota Kediri, Simak Penjelasannya
Mobil Honda Brio Siap Jadi Milik Wajib Pajak di Kota Kediri, Simak Penjelasannya

Kediri, koranmemo.com - Pemkot Kediri melalui Badan Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) sebut capaian realisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Kediri Tahun 2022 nyaris 100%.

“Realisasi PBB Kota Kediri per Agustus 2022 sebesar 97,95% atau nyaris sempurna dengan nominal Rp 29,044 miliar,” ujar Sugeng, Kepala BPKAD Kota Kediri.

Capaian tersebut diketahui lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebesar 79,46% dengan nominal Rp 23,560 miliar atau meningkat sebesar 18,49%.

Pajak merupakan kontribusi wajib dari masyarakat kepada negara dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk pembangunan serta kemakmuran masyarakat.

Baca Juga: Amerika Krisis, Begini Nasib Ratusan Buruh Pabrik Sepatu di Ngawi

“Mengingat pentingnya pajak bagi pembangunan daerah dan kemakmuran masyarakat oleh karena itu Saya mengajak kepada wajib pajak yang belum melunasi PBB agar segera membayar,” jelas Sugeng. Lanjutnya, saat ini metode pembayaran pajak semudah belanja online. Dan jumlah wajib pajak di tahun 2022 sebanyak 94.754;

Hal tersebut lantaran BPPKAD yang terus-menerus menciptakan berbagai inovasi yang memudahkan wajib pajak. Inovasi-inovasi tersebut antara lain: penciptaan aplikasi Polling Android yakni metode pembayaran PBB berbasis android (online); layanan mobil keliling yang menyasar tempat-tempat umum; membuka layanan di pusat perbelanjaan seperti: Kediri Town Square, Kediri Mall, dan Dhoho Plaza; undian berhadiah dengan hadiah utama mobil, memperbanyak channeling pembayaran, serta mengembangkan E-SPPT.

“Alhamdulillah melalui inovasi-inovasi yang kita create, capaian PBB dari tahun 2019 sampai 2022 selalu mengalami peningkatan,” ujarnya.

Dan untuk mencapai target yang telah ditetapkan Pemkot Kediri yakni 100%, pihaknya mengaku menemukan beberapa kendala, seperti masih kurangnya kesadaran wajib pajak yang menunda-nunda pembayaran, dan pendistribusian SPPT yang dinilai masyarakat lambat.

Baca Juga: Terhimpit Masalah Ekonomi, Dua Pria Bertetangga di Tulungagung Kompak Edarkan Sabu Sabu

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X