• Sabtu, 10 Desember 2022

Musuh Alami Diburu, Puluhan Hektare Lahan Padi di Tulungagung Diserang Tikus

- Senin, 26 September 2022 | 19:26 WIB
Petani di Tulungagung saat merawat lahan sawah miliknya agar tidak diserang hama. (isal/memo)
Petani di Tulungagung saat merawat lahan sawah miliknya agar tidak diserang hama. (isal/memo)

Tulungagung, koranmemo.com - Puluhan hektare lahan tanaman padi di Kabupaten Tulungagung diserang hama tikus.

Serangan hama tikus di Kabupaten Tulungagung itu diyakini lantaran musuh alami tikus di lahan persawahan mulai berkurang.

Pasalnya, ditengarai ada oknum yang menangkap ular maupun burung hantu di area persawahan yang kemudian diperjual belikan.

Koordinator Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Tulungagung, Gatot Rahayu mengatakan, sejak April 2022 sampai dengan September 2022, serangan hama tikus masih tergolong tinggi.

Baca Juga: Tekan Inflasi, Pemprov Jawa Timur Operasi Pasar di Kota Madiun

Bahkan puncak serangan hana tikus terjadi pada Juli lalu. Tercatat sudah seluas 61,81 hektare lahan sawah padi di Tulungagung yang diserang hama tikus.

Beruntung serangan hama tikus di Kabupaten Tulungagung itu tidak sampai menyebabkan tanaman pada gagal panen atau puso.

"Meski banyak lahan yang diserang, tetapi serangannya tidak sampai menyebabkan tanaman rusak berat hingga puso," kata Gatot Rahayu, Senin (26/9).

Serangan hama tersebut, ungkap Gatot Rahayu, terjadi di 12 kecamatan di Kabupaten Tulungagung.

Di antaranya Kecamatan Boyolangu, Kecamatan Kota, Kedungwaru, Sumbergempol, Bandung, Pakel, Kauman, Kalidawir, Ngunut, Rejotangan, Gondang dan Campurdarat.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X