Aksi Brutal Diduga Oknum Pendekar, Sejumlah Warga Kauman Jadi Korban Hingga Masuk RS

- Senin, 26 September 2022 | 21:18 WIB
Sebuah potongan video yang viral, dimana korban aksi amukan pendekar silat di Jombang saat diselamatkan oleh warga setempat. (Ist)
Sebuah potongan video yang viral, dimana korban aksi amukan pendekar silat di Jombang saat diselamatkan oleh warga setempat. (Ist)

Jombang, koranmemo.com - Aksi kekerasan diduga dilakukan oleh sejumlah pendekar perguruan silat kepada sejumlah warga, kembali terjadi di wilayah Kabupaten Jombang. Aksi tersebut bahkan viral di media sosial.

Seperti pada salah satu grup akun Facebook yang mengunggah beberapa video, Minggu (25/9).

Dalam video tersebut terlihat sejumlah warga dikabarkan di wilayah Desa Kauman Kecamatan Kabuh, sedang panik dan berkumpul di tengah jalan setempat.

Dikonfirmasi wartawan, Kepala Desa Kauman, Riyanto, membenarkan peristiwa itu. Akibatnya sejumlah warganya menjadi korban. Ada yang mengalami luka ringan hingga luka berat akibat benda tumpul.

Baca Juga: Edarkan Pil Dobel L, Karyawan Rumah Makan Ditangkap Satresnarkoba Polres Kediri

Ia menjelaskan, pelaku tersebut diduga dari oknum perguruan silat yang mengadakan konvoi setelah nonton konser. Tepat di lokasi kejadian, sejumlah oknum itu melakukan aksi brutal hingga warga setempat jadi korban.

Disebut Riyanto, terdapat beberapa korban yang masih satu keluarga. Yakni, M. Slamet (49), Hengki Prasetyo Budi (26), dan Abel Agustin (17). Ketiganya itu merupakan warga Desa Kauman Kecamatan Kabuh.

"Sekarang masih di rawat di RS (Rumah Sakit, red) Ngimbang Lamongan. Korbannya ada 3, dua laki-laki, dan satu perempuan. Yang kondisinya paling parah itu bapaknya, Slamet itu mengalami luka akibat senjata tajam, karena ada beberapa jahitan. Sementara yang dua lainnya, cuma luka ringan,"bebernya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Senin (26/9/2022) siang.

Disinggung penyebab Slamet dan keluarganya menjadi sasaran kebrutalan diduga oknum anggota perguruan silat, Riyanto mengaku belum mengetahui pasti.

Baca Juga: Dua Desa di Kabupaten Kediri Jadi Proyek Percontohan Desa Ramah Perlindungan Perempuan dan Anak

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X