• Sabtu, 26 November 2022

Predikat Kota Wisata, PAD Kota Batu  Belum Maksimal

- Selasa, 27 September 2022 | 14:56 WIB
Pemkot Batu Among Tani, yang PAD belum maksimal.  (arief/memo)
Pemkot Batu Among Tani, yang PAD belum maksimal. (arief/memo)

Batu, koranmemo.com - Selama bertahun-tahun pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batu stagnan pada kisaran angka Rp200 miliar.

Angka itu masih belum sepenuhnya berkontribusi signifikan terhadap sektor PAD Kota Batu  yang secara keseluruhan hampir menyentuh nilai Rp1 triliun.

Sektor PAD Kota Batu sebagian besar masih bergantung pada dana perimbangan pemerintah pusat.

Baca Juga: Resep Tumis Bunga Pepaya Manado ala Chef Martin Praja, Dijamin Tidak Pahit

Sedangkan Indeks kapasitas fiskal daerah (IKFD) Kota Batu masuk kategori belum mandiri berdasarkan catatan BPK. Mengingat skornya terbilang rendah di bawah 0,25 sejak 2013 hingga terakhir 2020.

Hal itu dimuat dalam laporan hasil review BPK RI atas kemandirian fiskal pemerintah daerah.

Kerempengnya kapasitas fiskal daerah terlihat begitu kontras. Sementara Kota Batu memproklamirkan dirinya sebagai barometer pariwisata di tingkat regional bahkan nasional.

Ketua Fraksi PKS Kota Batu, Ludi Tanarto berpendapat sangat tidak logis jika PAD Kota Batu hanya berkutat pada kisaran Rp200 miliar.

Baca Juga: 2 Orang Tewas Akibat Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Madiun-Surabaya

Padahal tempat usaha jasa akomodasi pariwisata tumbuh menjamur seiring berkembangnya Kota Batu sebagai daerah tujuan wisata.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Satlantas Polres Batu Gencarkan POLBINDES

Rabu, 23 November 2022 | 16:59 WIB

Musorkot KONI Kota Batu Digelar Desember 

Rabu, 23 November 2022 | 16:53 WIB

67 Atlet Cabor Brigde Berebut Juara di Porwanas 2022

Selasa, 22 November 2022 | 21:22 WIB

UMK Kota Batu Belum Ditetapkan, Ternyata Ini Alasannya

Minggu, 20 November 2022 | 12:48 WIB
X