Diduga Ini Penyebab 127 Suporter Meninggal dan 180 Terluka Akibat Kericuhan di Kanjuruhan

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 06:08 WIB
Sebanyak 127 suporter diketahui meninggal dunia dan 180 suporter menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Kabupaten Malang.
Sebanyak 127 suporter diketahui meninggal dunia dan 180 suporter menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Kabupaten Malang.

Malang, koranmemo.com - Sebanyak 127 suporter diketahui meninggal dunia dan 180 suporter menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Kabupaten Malang.

Penyebab banyaknya korban jiwa ini dari keterangan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Arfinta saat di Polres Malang, pintu gerbang keluar hanya dibuka di pintu 12 stadion Kanjuruhan Malang.

" Karena tindakan anarkis para suporter ,maka gas air mata kita berikan, dari situlah para suporter yang memaksakan keluar stadion berjubel dan hanya lewat pintu 12 saja akhirnya banyak yang mengalami sesak nafas dan terinjak," jelasnya, Minggu (02/10).

Baca Juga: Kapolda Jatim Rilis Ratusan Korban Meninggal dan Luka Akibat Kericuhan di Kanjuruhan

Baca Juga: Stadion Kanjuruhan Ricuh, Dua Suporter Arema Meninggal 

Karena suporter yang turun ke lapangan sangat banyak, akhirnya tim keamanan baik dari polri maupun TNI meminta para suporter kembali lagi namun keanarkisan para suporter membuat pihak keamanan langsung menembakkan gas air mata ke para suporter.

" Sebenarnya dari puluhan ribu supporter yang melakukan aksi turun lapangan tidak semuanya hanya sekitar 3000 an saja namun karena tindakan para suporter ini sangat anarkis maka kami lakukan tindakan perfentif dengan menembakkan gas air mata," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Malang H Sanusi menambahkan, dari 127 warga yang meninggal dan 180 warga yang mengalami perawatan akan digratiskan oleh pihak Pemkab Malang.

Baca Juga: Kanjuruhan Berduka, Diperkirakan sekitar 40 Suporter Aremania Meninggal

Baca Juga: Aremania Ricuh di Kanjuruhan, Dua Polisi Tewas

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

X