• Rabu, 30 November 2022

Briptu Fajar Yoyok Pujiono Berpulang Saat Amankan Pertandingan Arema vs Persebaya, Keluarga Ikhlas

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 16:53 WIB
Moment sang istri korban saat mencium batu nisan di pemakaman suaminya. (angga/memo)
Moment sang istri korban saat mencium batu nisan di pemakaman suaminya. (angga/memo)

Trenggalek, koranmemo.com - Duka mendalam dirasakan keluarga almarhum Briptu Yoyok Pujiono anggota Polres Trenggalek yang meninggal dunia saat bertugas membantu pengamanan pertandingan sepakbola yang mempertemukan derby Jatim, Arema Vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10) malam. Polisi yang berdinas di Polsek Dongko itu meninggal saat terjadi kerusuhan.

Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino menjelaskan, pria yang tinggal di Desa Sukosari Trenggalek itu ditugaskan untuk membantu pengamanan laga sepakbola bersama 24 anggota lainnya. Selain Briptu Yoyok yang meninggal dunia, ada satu korban luka lainnya yang saat ini masih menjalani perawatan akibat terluka pada bagian kepala.

“Kami keluarga Polres Trenggalek berduka dengan gugurnya satu personil anggota Polres Trenggalek saat pengamanan di Stadion Kanjuruhan Malang. Untuk melepas kepergian almarhum, kami menggelar upacara pemakaman di rumah duka korban,” kata Alith.

Baca Juga: Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, 1 Warga Magetan Meninggal Dunia

Pemakaman anggota Bhayangkara Polres Trenggalek itu digelar pada Minggu (2/10) siang. Isak tangis mewarnai saat jenazah tiba hingga prosesi pemakaman. Meski demikian, istri Yoyok yakni Cindi Novianti terlihat begitu tegar ketika mengantarkan jenazah suaminya ke liang lahat.

Sejak upacara kedinasan dalam rangkaian prosesi pemakaman itu, dia terlihat menguatkan diri meski kerap kali air matanya jatuh berlinang. Hingga jenazah Yoyok dikebumikan, dia terlihat mendekati makam suaminya dan mencium batu nisan. Suasana haru menyelimuti momentum itu.

Sebab, dimata keluarga Yoyok dikenal sebagai pria yang memiliki tanggung jawab. Selain itu dia dikenal memiliki perhatian terhadap istri dan keluarganya. Keluarga tak menyangka jika Yoyok pergi begitu cepat. Namun pihak keluarga mengikhlaskan kepergian korban sebagai sebuah pengabdian.

“Kami menerima kabar itu sekitar pukul 23.00 WIB. Kabar itu disampaikan oleh keluarga dekat Briptu Yoyok yang juga sebagai polisi. Kami berharap kerusuhan itu menjadi yang terakhir kalinya sehingga tidak ada korban jiwa lagi,” kata Suwarno, mertua Yoyok.

Baca Juga: Update Terbaru! Tragedi Kanjuruhan Malang Menelan Hingga 187 Korban Meninggal

Untuk diketahui, selain satu anggota Polres Trenggalek yang menjadi korban meninggal dunia, satu anggota Polres Tulungagung juga menjadi korban meninggal dunia dalam tragedi yang sama. Selain dua polisi yang meninggal itu, ada ratusan suporter Aremania yang dilaporkan meninggal dunia dalam kerusuhan pasca pertandingan berakhir itu.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nakes Trenggalek Demo di DPRD, Ini Tuntutan Mereka

Senin, 28 November 2022 | 17:00 WIB
X