• Kamis, 1 Desember 2022

Hari Batik Nasional, Ini Pesan Pelaku Batik Tulis Jombangan

- Senin, 3 Oktober 2022 | 01:23 WIB
Aktivitas di galeri batik Pesona Batik Jombang. (taufiqur/memo)
Aktivitas di galeri batik Pesona Batik Jombang. (taufiqur/memo)

 

Jombang, koranmemo.com - Di Hari Batik Nasional, tepatnya 2 Oktober 2022, pelaku usaha baju batik tulis khas Jombang atau dikenal pesona batik Jombangan berpesan kepada para muda mudi maupun orang tua lebih mencintai wasiran leluhur bangsa Indonesia yakni batik. Bahkan batik Indonesia juga ditetapkan UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan nonbendawi.

Ditemui di lokasi galeri batiknya dinamai Pesona Batik Jombang yang bertempat di Desa Jabon Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang ini, ternyata sudah berdiri sejak tahun 2015.

Bahkan, pemilik usaha pengrajin batik tulis khas kota santri, Nunuk Rahmawati (55) warga asli Jombang itu juga sudah membuat ribuan karya baju batik tulis khas Jombangan mulai dari pakaian, selendang, dan juga tas maupun jaket dari pewarna alam, dan hasil karyanya ini juga dikerjakan oleh belasan karyawannya.

Baca Juga: Jadi Sektor Wisata Unggulan, Pantai di Tulungagung Ternyata Dipenuhi Sampah Plastik

Pada Hari Batik Nasional, Nunuk Rahmawati sebagai pelaku batik tulis atau canting motif pesona Jombang dan besutan ini berharap, anak-anak muda bangsa Indonesia khususnya di Jombang bisa mampu memberikan contoh bahwa baju batik tidak hanya dipakai pada acara resmi (nikahan), namun juga dapat digunakan sewaktu-waktu beraktivitas maupun bekerja.

"Kita berharap fashion atau gaya pakaian anak muda bisa bangga memakai baju batik dan bisa dipakai dimana-mana. Banyak kain motif batik untuk anak muda. Mari kita mencintai produk-produk lokal dan, di Hari Batik Nasional, harus kita kembangkan warisan leluhur bangsa Indonesia yaitu batik," ucap pecanting batik khas motif besutan dilokasi galerinya.

Diterangkan Nunuk, pembuatan proses batik mulai dari sebuah kain putih terus dilakukan mencanting hingga pewarnaan dan kemudian menjadi kain batik, bisa memerlukan waktu kurang lebih bisa mencapai sebulan bahkan lebih. Hingga saat ini, ia sudah mempunyai motif sendiri batik tulis dari bahan-bahan alami diantaranya yang terbaru adalah, motif Batik Tunggul Argani Khas Jombang yang memiliki arti keberanian dan penyelamatan dalam filosofinya para raja-raja Kerajaan Majapahit dahulu.

"Sedangkan untuk motif batik Besutan, batik tulis ini menggambarkan tokoh-tokoh besut ludrukan Jombang pada setiap corak canting dengan memiliki pesan kecintaan, ketulusan, sederhana dan warna merah keberanian. Dan untuk motif Pesona Batik Jombang, ini bercerita tempat-tempat di Jombang, seperti ada gambar ringing contong, serta punya batik motif, salah satu Relief Candi Arimbi yang terletak di desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng," terangnya.

Baca Juga: Kasus Oknum Polisi Terlibat Narkoba Terus Didalami, Kaki Tangannya Ditangkap Polres Tulungagung

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

X