• Kamis, 8 Desember 2022

Operasi Zebra 2022, Ini Prioritas Polres Madiun

- Senin, 3 Oktober 2022 | 18:06 WIB
Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo mengecek kesiapan personil saat apel gelar pasukan Operasi Zebra Semeru 2022 pada Senin (3/10).
Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo mengecek kesiapan personil saat apel gelar pasukan Operasi Zebra Semeru 2022 pada Senin (3/10).

Madiun, koranmemo.com - Polres Madiun memetakan titik rawan terjadinya kecelakaan atau `black spot` di wilayah hukumnya sebagai prioritas Operasi Zebra 2022. Dan penindakan dengan sistem Electronic Traffic Law Environment (ETLE) dan sistem hunting tidak lagi menggunakan penindakan stasioner. Hal ini menyusul tingginya angka kecelakaan lalu lintas periode Januari-September 2022.

"Titik blackspot yang berpotensi laka lantas mendapatkan atensi untuk lebih diprioritaskan seperti menempatkan banner himbauan hingga personel," kata Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo saat apel gelar pasukan Operasi Zebra Semeru 2022 pada Senin (3/10).

Dikatakan, pada periode Januari September tahun 2021 terdapat 369 peristiwa laka lantas, dengan korban 79 meninggal dunia, dua luka ringan, 452 luka berat dan kerugian lebih dari Rp 1 miliar. Sedangkan di tahun 2022 meningkat cukup signifikan yakni 535 peristiwa, dengan korban sebanyak 103 meninggal, satu luka berat dan 703 luka ringan dan kerugian lebih dari Rp 500 juta.

Baca Juga: Operasi Zebra Semeru Dimulai, Polres Blitar Kota Andalkan ETLE untuk Tindak Pelanggar

Operasi Zebra Semeru 2022 dilaksanakan selama 14 hati terhitung tanggal 3 Oktober sampai 17 Oktober mendatang. Sebanyak 250 personel gabungan diterjunkan dalam giat operasi zebra guna menciptakan kamseltibcarlantas di seluruh wilayah Jawa Timur utamanya Kabupaten Madiun.

Dengan pemetaan area blackspot antara jalan raya Mlilir-Pagotan, jalan raya Nglames-Balerejo dan jalan raya Caruban-Saradan menjadi prioritas utama. Upaya preventif, preemtif dan penindakan bakal dilakukan dengan tegas.

"Bedanya penindakan kali ini memberlakukan tilang Etle mobile atau incar dan metode hunting mencari pelanggaran kasat mata yang berpotensi menimbulkan laka lantas," ujarnya.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Malang, Polri Mulai Memeriksa Sejumlah Saksi Termasuk Polisi Yang Bertugas

Sementara, prioritas pelanggaran yang dapat dilakukan penindakan dan teguran antara lain pengemudi yang bermain ponsel saat berkendara, pengemudi masih dibawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, pengendara motor tidak menggunakan helm SNI dan pengendara mobil yang tidak menggunakan safety belt, pengendara yang berada dalam pengaruh alkohol, melawan arus serta melebihi batas kecepatan.

Reporter : Feby Dian Nurrahayu/Juremi
Editor Achmad Saichu

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KAI Daop 7 Madiun Tambah Satu KA Sambut Nataru 2023

Kamis, 24 November 2022 | 19:48 WIB

Lingkungan Sekolah di Kabupaten Madiun Harus Bebas Rokok

Selasa, 22 November 2022 | 21:05 WIB
X