• Sabtu, 26 November 2022

Predator Anak SPI, JPU Batu Ajukan Banding Terhadap Putusan Hakim

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 09:31 WIB
Predator Anak SPI, JPU Batu Ajukan Banding Terhadap Putusan Hakim
Predator Anak SPI, JPU Batu Ajukan Banding Terhadap Putusan Hakim

Batu,koranmemo.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu, mengajukan banding terhadap Putusan Mejelis Hakim Pengadilan Negeri Malang.

Akta Permohonan Banding bernomor: 60/Pid.Sus/2022/PN Mlg, diserahkan oleh Maharani Indrianingtyas SH.

Adapun berkas banding yang diserahkan itu, untuk perkara atas nama Terdakwa Julianto Eka Putra alias Ko Jul sekaligus pemilik Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu.

Baca Juga: Info Operasi Pasar dari Disdag Kediri, Ini Lokasinya

Kasi Intelijen Kejari Batu, Edi Sutomo SH MH menjelaskan, selanjutnya Jaksa Penuntut Umum Fahmi Barata SH menyerahkan Memori Banding tersebut ke Pengadilan Tinggi Surabaya melalui Pengadilan Negeri Malang.

Adapun Jaksa Penuntut Umum dalam memori banding tersebut mengajukan permohonan, supaya Pengadilan Tinggi Surabaya menyatakan Terdakwa Julianto Eka Putra alias Ko Jul, bersalah melakukan tindak pidana.

“Sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 81 ayat (2) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undangundang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2022,” seru Edi, merangkap Humas Kejari Batu.

Baca Juga: ABK Kapal Bintang Mas Tewas Saat Berlayar, Diduga Ini Penyebabnya

Dalam memori banding itu, JPU juga memohon agar pengadilan tinggi surabaya Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Julianto Eka Putra alias Ko Jul dengan pidana penjara selama 15 (lima belas) tahun. Lamanya masa hukuman tersebut sesuai dengan tuntutan pidana yang telah diajukan pada persidangan hari Rabu tanggal 27 Juli 2022. Namun Ketua Majelis Hakim, Herlina Rayes saat itu mengetukkan palu tanda jatuhnya vonis 12 tahun kepada terdakwa.

JE dituntut 15 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 6 bulan. Terdakwa juga dituntut untuk membayar restitusi sebesar Rp 44 juta. Restitusi sendiri adalah uang ganti rugi kepada korban.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Satlantas Polres Batu Gencarkan POLBINDES

Rabu, 23 November 2022 | 16:59 WIB

Musorkot KONI Kota Batu Digelar Desember 

Rabu, 23 November 2022 | 16:53 WIB

67 Atlet Cabor Brigde Berebut Juara di Porwanas 2022

Selasa, 22 November 2022 | 21:22 WIB

UMK Kota Batu Belum Ditetapkan, Ternyata Ini Alasannya

Minggu, 20 November 2022 | 12:48 WIB
X