• Sabtu, 10 Desember 2022

Sebanyak 25 Angkota dan 28 Taksi Kota Madiun Dapat Subsidi BBM, Jadi Tarifnya Tetap Gaes…

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 17:10 WIB
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun, Harum Kusumawati.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun, Harum Kusumawati.

Madiun, koranmemo.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Perhubungan (Dishub) meluncurkan bantuan subsidi kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

Adapun jumlah kendaraan penerima subsidi BBM dari Pemkot Madiun sebanyak 25 angkota dan 28 taksi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun, Harum Kusumawati menjelaskan, besaran subsidi disesuaikan dengan selisih keinaikan harga BBM.

Umumnya, angkot dan taksi menggunakan BBM jenis pertalite, sehingga masing-masing mendapat jatah Rp 2.350 perliter. Pehitungan ini diasumsikan dari harga BBM pertalite yang semula Rp 7.650 per liter.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Suporter Aremania Madiun Minta Usut Tuntas!

"Angkota sama taksi konvensional kan pakai pertalite, itu selisihnya yang disubsidi. Sehingga yang naik transportasi itu tarifnya tetap," terangnya, Rabu (5/10).

Lebih lanjut, Harum menuturkan, bantuan BBM itu disalurkan satu kali dalam sepekan.

Pencarian tergantung masing-masing penyedia jasa transportasi, dengan melakukan pengajuan ke Dishub dan membawa persyaratan yang telah ditentukan.

"Dengan adanya subsidi ini masyarakat tidak terlalu berat, karena tidak ada kenaikan tarif angkota dan taxi konvensional," ujar dia.

Sedianya, Dishub mendapatkan alokasi dana Rp 120 juta yang bersumber dari dana transfer umum (DTU), yakni dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH).

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KAI Daop 7 Madiun Tambah Satu KA Sambut Nataru 2023

Kamis, 24 November 2022 | 19:48 WIB

Lingkungan Sekolah di Kabupaten Madiun Harus Bebas Rokok

Selasa, 22 November 2022 | 21:05 WIB
X