Melalui IPSM, Dinsos Sinergikan Pekerja Sosial di Kota Kediri

- Selasa, 1 November 2022 | 21:22 WIB
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Paulus Luhur Budi (Bayu/Memo)
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Paulus Luhur Budi (Bayu/Memo)

Kediri, koranmemo.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri terus meningkatkan sinergi antar pekerja sosial di Kota Kediri. Salah satunya melalui Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) yang akan menjadi wadah dari seluruh pekerja sosial.

“Agar mereka bisa berkolaborasi dalam memberikan layanan pemerlu kesejahteraan sosial ini secara terpadu dan bisa dilaksanakan dengan baik,” ujar Kepala Dinsos Kota Kediri Paulus Luhur Budi setelah rapat koordinasi IPSM yang diikuti oleh sekitar 130 peserta, Selasa (1/11).

Dalam kegiatan rapat koordinasi ini, para peserta juga mendapatkan materi dari narasumber yang didatangkan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Materi yang diberikan ini meliputi dasar aturan dalam menjalankan tugas hingga motivasi dalam menjalankan tugas sebagai relawan.

Baca Juga: Polisi Klaim Tak Ada Bandar Besar di Kota Madiun

“Sebagai relawan tentunya mereka tidak mendapat apapun dari sisi keuangan, kalau kita memberikan tunjangan juga tidak cukup untuk bisa dikatakan gaji, tapi hanya cukup untuk bantuan transport saja,” ujarnya.

Lebih lanjut, Paulus mengatakan, ada empat elemen yang tergabung dalam IPSM. Yaitu Tim Reaksi Cepat (TRC), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pendamping Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional, serta karang taruna. Menurutnya, peran serta mereka sangat dirasakan manfaatnya pada masyarakat, terutama dalam membantu penyaluran program-program pemerintah.

Mengambil contoh tugas yang diemban oleh PBI, mereka mendata warga-warga yang masih belum terdaftar dalam jaminan sosial. Sehingga program pemerintah untuk mencapai universal health coverage bisa segera tercapai.

“Kemudian, di situasi sekarang dimana perubahan cuaca juga sangat cepat, sudah terjadi bencana di daerah sekitar kediri. Maka kita siapkan juga pekerja sosial kita yang namanya Tagana,” ujarnya.

Baca Juga: 5 Orang di Magetan Meninggal, Dinkes Sebut Tangani 269 Kasus DBD

Dengan begitu, ketika terjadi bencana sewaktu-waktu, semua kebutuhan yang diperlukan dalam menangani bencana sudah siap. Sebagai relawan, tentunya kerjanya juga sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai tagana.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X