Pemkab Nganjuk Terima Opini WTP Lima Kali Berturut-turut

- Selasa, 15 November 2022 | 09:40 WIB
Kang Marhaen terima penghargaan Opini WTP kelima dari Pemerintah Republik Indonesia  (humas kab)
Kang Marhaen terima penghargaan Opini WTP kelima dari Pemerintah Republik Indonesia (humas kab)

Nganjuk, koranmemo.com - Berhasil mencapai Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 5 kali berturut-turut sejak 2017, Pemerintah Kabupaten Nganjuk menerima penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia.

Secara simbolis, plakat dan piagam penghargaan diterima langsung Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Hotel Bumi Surabaya, Senin (14/11/2022).

Penghargaan diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2021 yang kembali mendapatkan opini WTP. Tercatat, Pemkab Nganjuk berhasil mempertahankan Opini WTP atas Laporan Keuangan ini sejak Tahun 2017 hingga tahun 2021.

Baca Juga: Aiptu Syaiful Annam, Bhabinkamtibmas Yang Tetap Pakai Seragam Saat Jadi Guru Ngaji, Ini Alasannya

Capaian ini menjadi Opini WTP kelima yang diraih Pemkab Nganjuk. Hal ini menjadi bukti akuntabilitas anggaran dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Nganjuk.

Usai menyerahkan penghargaan, Gubernur Khofifah menuturkan capaian opini WTP merupakan hasil kerja keras dan capaian luar biasa para Kepala Daerah di Pemerintahan Provinsi Jawa Timur.

“Alhamdulilah sebanyak 37 Kabupaten/Kota di Pemerintahan Jawa Timur menerima penghargaan opini WTP ini. Namun ada satu daerah yang perlu kita dukung bersama agar bisa meraih opini WTP ini,” ujar Gubernur Khofifah.

Baca Juga: Lima Parpol di Kota Madiun Berstatus BMS, KPU Sebut Syarat Yang Harus Dipenuhi

Gubernur Khofifah mengingatkan, agar seluruh kepala daerah tidak hanya mempertahankan raihan opini WTP saja. Tetapi juga harus mengamati bersama pertumbuhan ekonomi.

“Karena hal tersebut sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka pengangguran di daerah sebagai wujud mandat pengelolaan keuangan daerah,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X