Kejari Nganjuk Terima Pelimpahan Tahap II Perkara Tindak Pidana Cukai

- Kamis, 17 November 2022 | 20:14 WIB
Barang bukti rokok tanpa pita cukai yang dilimpahkan tahap II ke Kejari Nganjuk (istimewa)
Barang bukti rokok tanpa pita cukai yang dilimpahkan tahap II ke Kejari Nganjuk (istimewa)

Nganjuk, koranmemo.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Nganjuk menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti atau tahap II dari penyidik PPNS Kantor Wilayah Jawa Timur II Dirjen Bea Dan Cukai Kementrian Keuangan Republik Indonesia.

Pelimpahan tahap II tersebut diterima Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) gabungan yang terdiri dari JPU Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kejari Nganjuk, di Ruang Tahap II Kejari Nganjuk, Kamis (17/11/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.

Tersangka dalam perkara yang dilimpahkan (tahap II) dari penyidik kepada JPU tersebut adalah YA (32) supir yang mengangkut rokok tanpa dilekati cukai dan disangkakan melanggar dua pasal.

Kesatu, Pasal 54 Undang-Undang RI No. 11 Tahun 1995 Tentang Cukai sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 1995 Tentang Cukai Jo Pasal 53 ayat (1) KUHPidana.

Baca Juga: Inovasi Ini Antarkan Perawat Asal Kediri Menjadi Juara 1 Nasional, Ini Pesan Wali Kota Kediri

Kedua, Pasal 56 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 1995 Tentang Cukai sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No. 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No. 11 Tahun 1995 Tentang Cukai

Kasi Intelijen Kejari Nganjuk, Dicky Andi Firmansyah mengatakan, supir pengangkut rokok tanpa pita cukai tersebut pada Senin (19/9/2022) sekitar pukul 22.30 WIB bertempat di daerah Duko Timur, Katel, Pamekasan, telah memuat rokok tanpa dilekati pita cukai.

Rokok tersebut dimuat dengan menggunakan kendaraan mobil Toyota Avanza nopol B 1176 FFS. Ketika dalam perjalanan di Jalan Tol Ngawi – Kertosono KM 647 Nganjuk pada Selasa (20/9/2022) seiktar pukul 02.10 WIB, diberhentikan petugas Kanwil DJBC Jawa Timur II.

Ketika dilakukan pemeriksaan terhadap isi muatannya, ditemukan rokok tanpa dilekati pita cukai yaitu Sigaret Keretek Mesin (SKM) dengan total keseluruhan 250.000 batang, seluruhnya tidak dilekati pita cukai sehingga diamankan ke Kantor Wilayah DJBC Jatim II.

Baca Juga: Edarkan dan Konsumsi Narkoba, Oknum Polisi Dituntut 5 Tahun Penjara, Ada Apa? 

“Akibat perbuatan tersangka tersebut telah mengakibatkan kerugian keuangan negara jumlah seluruhnya sebesar Rp150 juta,” papar Dicky.

Dalam perkara ini, tersangka sebelumnya telah ditahan oleh penyidik di Rutan Lowokwaru Malang dan pada saat pelimpahan tahap II, JPU melanjutkan penahanan selama 20 hari mulai 17 November 2022 sampai dengan 6 Desember 2022 di Rutan Kelas IIB Nganjuk.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

X