Pengerjaan Proyek Jembatan Luworo  Molor, Ini Yang Dilakukan Pemkab Madiun 

- Minggu, 20 November 2022 | 21:12 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Tontro Pahlawanto. 
Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Tontro Pahlawanto. 

Madiun, koranmemo.com - Proyek Jembatan Luworo di Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun senilai Rp 16.9 miliar hingga batas akhir kontrak pada 18 November 2022, tak selesai tepat waktu.

Karena itu, Pemkab Madiun mengajukan perpanjangan laporan administrasi proyek hibah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut ke pusat.

Pihak PT Permata Anugerah Yalasamudera selaku kontraktor pelaksana, sebelumnya juga mengajukan perpanjangan waktu pekerjaan hingga 50 hari kedepan dengan konsekuensi dikenai sanksi denda per harinya sampai progres selesai 100 persen.

Baca Juga: Rekapitulasi Partai Menang Gugatan Bawaslu, Begini Hasilnya

"Kemarin kita ajukan permohonan perpanjangan kepada BNPB itu dana rehabilitasi dan rekonstruksi hibah maka kita ajukan perpanjangan. Maksimal 50 hari," ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Tontro Pahlawanto. 

Pihaknya pun sangat menyayangkan, progres pembangunan jembatan yang menjadi kebutuhan vital masyarakat setempat yang diharapkan selesai dengan schedule justru molor dengan dalih kendala pada cuaca. 

"Informasinya karena musim, melokalisir air yang mengalir menunggu volume turun. Ya iyalah (sangat menyayangkan, red) semuanya kan kita harapkan sesuai schedule, yang namanya jembatan kan vital sekali," bebernya.

Sebelumnya, buntut pekerjaan proyek molor, BPBD  Kabupaten Madiun selaku pengguna anggaran hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan Show Cause Meeting (SCM) bersama pihak terkait diantaranya dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), kontraktor pelaksana, konsultan pengawas dan konsultan perencana. 

Baca Juga: Setujui Ranperda APBD 2023, Tapi Ini Permintaan DPRD Tulungagung

"Show Cost Meeting didapat pembuktian pelaksana pada masa akhir kontrak progres baru 93 persen masih ada tujuh persen," katanya Kalaksa BPBD Kabupaten Madiun, M.Zahrowi, Jumat (18/11/2022).

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KAI Daop 7 Madiun Tambah Satu KA Sambut Nataru 2023

Kamis, 24 November 2022 | 19:48 WIB

Lingkungan Sekolah di Kabupaten Madiun Harus Bebas Rokok

Selasa, 22 November 2022 | 21:05 WIB
X