Cuaca Tak Menentu, Sorang Petani Cabai di Jombang Tetap Panen Maksimal, Ini Lho Tipsnya

- Senin, 21 November 2022 | 15:19 WIB
Syaifuddin petani asal Jogoroto saat menunjukkan hasil panen cabainya, Minggu (20/11). (taufiqur/memo)
Syaifuddin petani asal Jogoroto saat menunjukkan hasil panen cabainya, Minggu (20/11). (taufiqur/memo)

Jombang, koranmemo.com - Harga cabai di pasaran cenderung naik lantaran minimnya hasil panen. Cuaca tidak menentu, cerah dan hujan, dinilai berpengaruh pada hasil produksinya.

Namun salah satu warga asal Kabupaten Jombang berhasil mensiasatinya hasil panen cabai hingga maksimal dalam kondisi cuaca apapun.

Ditemui di sawahanya, Syaifuddin (40), petani cabai warga Dusun Sumberbendo, Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, mengatakan jika tanaman cabainya berhasil bagus meskipun diderai cuaca yang cenderung hujan.

Akibat kondisi ini, petani seringkali mengalami gagal panen, apakah rusak akibat terendam air maupun serangan hama jamur.

Baca Juga: Purna Tugas Misi Perdamaian Dunia di Afrika Selatan, Dua Personel Polresta Malang Kota Terima Penghargaan

Bagi Syaifuddin, meski kondisi cuaca hujan, masih mampu memberikan panen yang memuaskan. Sebab perawatan cabai lebih rutin dengan menyemprotkan obat khusus supaya tanamannya tidak terkena hama.

"Panen cabainya bagus. Perawatannya, rutin empat hari sekali menyemprotkan tiga jenis obat untuk membunuh jamur agar panen cabai memuaskan," ujarnya Udin, sapaan akrabnya, Minggu (20/11).

Tips cara merawat panen tersebut juga dikatakan supaya para petani lainnya bisa dapat hasil memuaskan. Tiga obat fungisida cairan ini diantaranya, ia memakai Amistartop, Abamextin serta obat daun.

"Jadi seluruh resep itu kemudian dicampurkan semuanya dan disemprotkan ke tanamannya, perawatan ini dilakukan selama 4 harian," imbuhnya.

Baca Juga: Anak Gagal ke Polandia, Ibu di Tulungagung Terjerat Hukum karena Diduga Merusak Pot Bunga

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X