• Sabtu, 26 November 2022

Baner Ucapan Ultah Dicopot, DPD Partai Nasdem Nganjuk Geram

- Rabu, 23 November 2022 | 14:42 WIB
Yogi Dirgantara anggota DPRD Nganjuk bersama fungsionaris Partai Nasdem saat klarifikasi ke Bawaslu Kabupaten Nganjuk. (muji/memo)
Yogi Dirgantara anggota DPRD Nganjuk bersama fungsionaris Partai Nasdem saat klarifikasi ke Bawaslu Kabupaten Nganjuk. (muji/memo)

Nganjuk, koranmemo.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Nganjuk beserta Yogi Dirgantara anggota DPRD Nganjuk dari Partai Nasdem, Rabu (23/11/2022), mendatangi Kantor Bawaslu Kabupaten Nganjuk.

Ini setelah baner ucapan selamat ulang tahun atau ultah Partai Nasdem yang disampaikan oleh Yogi Dirgantara anggota DPRD Nganjuk dari Partai Nasdem, yang dipasang perempatan Jalan Kartini dicopot sekelompok orang.

Parahnya lagi, setelah dicopot baner ucapan selamat ulang tahun atau ultah Partai Nasdem yang disampaikan oleh Yogi Dirgantara anggota DPRD Nganjuk dari Partai Nasdem, diusung ke kantor dewan.

Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan, Kapolres Jombang Bagi Printer dan Tasbih pada Polsek, Ini Tujuannya

Bahkan, aksi pencopotan baner ucapan ultah untuk Partai Nasdem ini sempat viral di media sosial atau medsos. Unggahan mendapatkan banyak respon dari warganet.

"Saya oleh kelompok tersebut dituduh mensiasati aturan dan mencuri start kampanye. Padahal hanya ucapan selamat ultah. Lawong pemilu belum dimulai kok," kata Yogi saat ditemui koranmemo.com di Kantor Bawaslu Kabupaten Nganjuk, Rabu (23/11/2022).

"Apalagi ada statemen menyangkut korupsi atau benih korupsi, apa hubungannya. Ini kayaknya bukan menyangkut kepentingan publik atau masyarakat, tapi lebih ke kepentingan atau sentimen pribadi saja," ungkap Yogi.

Untuk itu, Yogi bersama fungsionaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Nganjuk mengadukan hal ini, dan meminta klarifikasi terkait baner yang dipasangnya itu, apakah melanggar aturan pemilu atau tidak.

Baca Juga: Ketua TP PKK Kota Kediri Beri Pesan Pada Peserta Selimut Hati:Menikah Butuh Persiapan Mental, Fisik, dan Emosi

"Yang jelas kami geram, karena ada dugaan ujaran kebencian di situ, yang masuk ruang publik dan menjadi konsumsi publik yang tidak patut," tegas Yogi.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gelar Rakor Penyusunan IKP, ini Tujuan Bawaslu Nganjuk

Sabtu, 19 November 2022 | 12:19 WIB

Jamaah Sae Kejari Nganjuk Ajak Santri Kenali Hukum

Jumat, 18 November 2022 | 08:11 WIB

Pemkab Nganjuk Terima Opini WTP Lima Kali Berturut-turut

Selasa, 15 November 2022 | 09:40 WIB
X