Hi… Sembilan Piton Masuk Permukiman Warga Trenggalek, Sarang dan Bekas Telor Ditemukan

- Rabu, 23 November 2022 | 15:32 WIB
Petugas menemukan sarang ular piton di got depan permukiman warga. (angga/memo)
Petugas menemukan sarang ular piton di got depan permukiman warga. (angga/memo)

Trenggalek, koranmemo.com - Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Trenggalek melakukan penyisiran sarang ular piton di permukiman warga di Jalan KH Ahmad Dahlan Kelurahan Sumbergedong.

Penyisiran sarang itu dilakukan setelah sembilan anak piton tertangkap saat masuk ke rumah seorang warga di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kabupaten Trenggalek.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Triadi Admono menjelaskan, dari penyisiran petugas menemukan sarang ular di selokan depan rumah warga.

Keberadaan sarang ular jenis sanca kembang itu, kata Triadi Admono, diketahui setelah petugas membongkar penutup selokan.

Baca Juga: Belum Optimalkan Operasional TPS di Tiap Desa, AKLING Jombang Soroti Pengelolaan Sampah oleh DLH

“Hari ini kami menyisir seluruh selokan depan rumah warga yang tertutup semen cor. Setelah kami buka ternyata terdapat cangkang telur bergerombol yang berada tepat di depan rumah warga,” kata dia, Rabu (23/11).

Petugas damkar kemudian mengangkat cangkang telur itu dari dalam got. Setelah dievakuasi, diketahui ada sebanyak 23 cangkang telur ular piton yang telah menetas.

Selain itu, petugas damkar juga mengevakuasi beberapa anak ular lainnya yang berkeliaran di sekitar sarang tersebut.

“Saat mengevakuasi cangkang, kami juga menemukan ular lainnya. Saat ini ular yang sudah kami evakuasi sebanyak 14 ekor. Yang sembilan mungkin keluar dari lokasi dan masuk ke permukiman warga itu,” imbuhnya.

Baca Juga: Putar Musik Keras dan Tutup Rumah, Pria di Batangsaren Tulungagung Ditemukan Tewas Gantung Diri

Meskipun telah menemukan sarang ular yang terkenal memiliki lilitan mematikan itu, namun petugas tidak menemukan keberadaan induknya.

Petugas akan melakukan pemantauan secara berkala untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada saat musim penghujan. Serta selalu menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya.

Sebelumnya sebanyak sembilan ekor ular sanca kembang dievakuasi dari rumah seorang warga.

Baca Juga: Baner Ucapan Ultah Dicopot, DPD Partai Nasdem Nganjuk Geram

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X