Ajukan Banding di PT Surabaya , Predator Anak SPI Divonis 4 Tahun Lebih Ringan

- Rabu, 23 November 2022 | 18:58 WIB
Ajukan Banding di PT Surabaya , Predator Anak SPI Divonis 4 Tahun Lebih Ringan 
Ajukan Banding di PT Surabaya , Predator Anak SPI Divonis 4 Tahun Lebih Ringan 

Batu,koranmemo.com - Sidang pembacaan putusan tingkat banding di Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya terhadap terdakwa kekerasan seksual anak di Sekolah Selamat Pagi (SPI) Kota Batu yakni Julianto Eka Putra alias Koh Jul akhirnya divonis 8 tahun 3 bulan .

Putusan Banding dari Pengadilan Tinggi Surabaya tersebut lebih ringan dari Putusan Pengadilan Negeri (PN) Malang, dimana Majelis Hakim Pengadilan Negeri Malang memutus terdakwa 12 Tahun 3 bulan.

Terdakwa kekerasan seksual terhadap anak di SPI Kota Batu ini di nyatakan bersalah dan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan sengaja membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya terus menerus.

Baca Juga: 97 Persen Warga Miliki BPJS, Wali Kota Kediri Tekankan Perbaikan Seluruh Layanan Kesehatan Dasar

Kasi Intel Kejari Batu Edi Sutomo yang juga sebagai juri bicara Kejari Batu menjelaskan  jika vonis sidang putusan banding yang diterima pihak JPU tersebut lebih ringan dari vonis di Pengadilan Negeri Malang.

" Yang jelas kami baru saja menerima surat putusan banding tersebut dan tentunya kami mempunyai waktu 14 hari kedepan setelah menerima surat putusan ini, apakah nanti kita berikan jawaban kasasi atau tidak, " urainya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (23/11).

Dijelaskan pula jika dalam putusan vonis sidang banding ini terdakwa juga denda sejumlah Rp 300. 000.000,00 (tiga ratus juta rupiah), dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan.

Selain itu, menghukum terdakwa untuk membayar Restitusi kepada korban SDS sejumlah Rp 44.744.623,- (empat puluh empat juta tujuh ratus empat puluh empat ribu enam ratus dua puluh tiga Rupiah), dengan ketentuan jika terdakwa tidak membayar uang restitusi paling lama 1 (satu) bulan sesudah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh Jaksa.

Baca Juga: Hujan Dua Jam, Tebing Longsor Timpa Rumah Warga Jugo, Begini Kondisinya

" Setelah disita kita bisa melakukan lelang untuk membayar restitusi dan dengan ketentuan dalam hal terdakwa tidak mempunyai harta yang mencukupi untuk membayar Restitusi tersebut, maka diganti dengan pidana kurungan pengganti selama 1 (satu) tahun kurungan," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X