Antisipasi Tambang Liar, Polisi Pasang Banner dan Patroli di Sungai Lahar Gunung Kelud

- Rabu, 23 November 2022 | 19:42 WIB
Petugas ketika memasang banner larangan tambang liar di bantaran sungai.  (Ist)
Petugas ketika memasang banner larangan tambang liar di bantaran sungai. (Ist)

 

Blitar, koranmemo.com - Satreskrim Polres Blitar dan Polsek Nglegok mendatangi aliran sungai lahar Gunung Kelud di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.  Kedatangannya selain patroli juga memastikan tak ada aksi tambang liar

"Ya kami patroli sekaligus memasang banner larangan menambang tanpa izin. Patroli akan terus kami giatkan sampai lokasi tak ada aktivitas tambang pasir," kata Kepala Unit (kanit) Tipiter Polres Blitar Kota, Ipda Yuno Sukaito, kepada koranmemo.com Rabu (23/11). 

Dia menjelaskan pihaknya gencar patroli karena aliran lahar Gunung Kelud, tepatnya di Kalibladak adalah tempat favorit penambang pasir liar menggunakan alat berat. Nah, sebagai antisipasi pihaknya turun ke lapangan seraya memasang banner

Baca Juga: Persaingan Bakal Seru! Pelamar PPK di Kota Madiun Sudah Tembus 145 Orang, Padahal Hanya Butuh 15 Orang

Banner itu bertuliskan  peringatan  tentang sanksi pidana lima tahun penjara dan denda Rp100 miliar bagi masyarakat yang melakukan penambangan liar tanpa izin. 

"Ada sanksi pidana dan denda itu sesuai dengan pasal 158 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara, selain ancaman.pidana sekaligus menghindari bencana alam yang fatal," katanya. 

Dia mengatakan ada lima titik lokasi yang dipasangi banner. Pada kesempatan itu, tim tak mendapati aktivitas tambang. Petugas hanya mendapati sejumlah peralatan tambang yang tak bisa digunakan lagi. Petugas hanya mendapati penambang tradisional menggunakan cangkul. 

 

Reporter Abdul Aziz Wahyudi

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X