• Selasa, 6 Desember 2022

Luar Biasa! Hasil Panen Melon Lamongan Mampu Menembus Negeri Sakura, Berikut Ceritanya

- Rabu, 23 November 2022 | 23:21 WIB
Bupati Lamongan Yuhronur Efen yang berkesempatan melakukan peninjauan di 36 greenhouse milik Toni di Desa Lawak Kecamatan Ngimbang  (Ist)
Bupati Lamongan Yuhronur Efen yang berkesempatan melakukan peninjauan di 36 greenhouse milik Toni di Desa Lawak Kecamatan Ngimbang (Ist)

Lamongan, koranmemo.com - Berkomitmen menjadi daerah yang surplus pangan, Lamongan terus mendukung kegiatan pertanian yang dilakukan oleh masyarakat.

Setelah meluncurkan role model agrowisata di Desa Latukan, mendukung petani Pisang Cavendish di Paciran, kini Lamongan kembali memberikan support kepada petani melon yang menggunakan metode tanam hidroponik di greenhouse, Rabu (23/11/2022) di Greenhouse Desa Lawak Kecamatan Ngimbang.

Hasil panen melon mampu menembus pasar internasional yakni Negeri Sakura Jepang.

Baca Juga: Bus Pariwisata Gunung Harta Terbakar di Lamongan, Begini Kondisi 24 Penumpang dan Kronologi Kejadiannya

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi yang berkesempatan melakukan peninjauan di 36 greenhouse milik Toni sore tadi memberikan dukungan penuh atas inovasi masyarakat Lamongan dalam bertanam buah premium yang memiliki prospek tinggi di pasaran.

"Pemerintah Kabupaten Lamongan akan selalu mendukung kegiatan pertanian. Karena itu akan membawa dampak positif bagi sumber daya manusia dan tentunya perekonomian. Terlebih kali ini inovasinya luar biasa menanam melon secara hidroponik di greenhouse," tutur orang nomor 1 di Kota Soto.

Toni mengatakan bahwa usahanya sudah mempunyai  ikatan kontrak dengan sebuah perusahaan asing, kerjasama tersebut berskala industrial di kancah internasional.

Baca Juga: Curi Ponsel dan Uang Puluhan Juta Rupiah, Ketua RT Nambaan Dibekuk Polsek Ngasem

"Pemasarannya sudah dilakukan kontrak, kita punya peluang besar di Jepang apalagi saat musim dingin," kata Toni.

Secara rinci, Toni juga menjelaskan proses penanaman melon jenis Inthanon yang hanya membutuhkan waktu 70 hari hingga masa panen.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X