Polres Trenggalek Salurkan Bantuan Logistik ke Korban Bencana Gempa di Cianjur Jawa Barat

- Kamis, 24 November 2022 | 13:42 WIB
Anggota Polres Trenggalek saat mengangkat logistik ke dalam truk. (angga/memo)
Anggota Polres Trenggalek saat mengangkat logistik ke dalam truk. (angga/memo)

Trenggalek, koranmemo.com - Polres Trenggalek dan Bhayangkari Cabang Trenggalek menyalurkan bantuan logistik kepada para korban terdampak bencana gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Bantuan itu diangkut menggunakan satu unit truk dinas Polres Trenggalek dan disalurkan secara langsung ke lokasi terdampak bencana, Cianjur, Jawa Barat.

Kapolres Trenggalek, AKBP Alith Alarino menjelaskan, bantuan itu merupakan wujud empati dan kepedulian Polres dan Bhayangkari Cabang kepada para korban gempa di Cianjur.

Bantuan itu diharapkan bisa membantu dan sedikit meringankan para korban terdampak bencana yang membutuhkan bantuan logistik.

Baca Juga: Hindari Curanmor, Polsek Mantup Gencarkan Patroli di Kawasan Perusahaan Pencucian Walet Lamongan

“Hari ini kami kirimkan bantuan untuk membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita di Cianjur dan langsung kita kirimkan ke lokasi,” kata Alith dalam kegiatan pelepasan bantuan bertajuk ‘Bhayangkari Peduli’ di Mapolres Trenggalek.

Bantuan yang disalurkan itu diantaranya adalah berupa makanan pokok siap saji, obat-obatan, kebutuhan anak hingga lansia yang saat ini banyak dibutuhkan.

Bantuan itu berasal dari sumbangan para anggota kepolisian maupun bayangkari secara sukarela di masing-masing satuan dari tingkat polres hingga polsek jajaran.

“Beberapa jenis bantuan yang dikirim antara lain air mineral, mie instan, beras, susu, selimut, minyak goreng, makanan siap saji, masker, handuk, serta obat-obatan, vitamin dan lainnya. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan sedikit banyak membantu mencukupi kebutuhan para korban,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Cianjur dilanda gempa dengan kekuatan 5,6 skala Richter pada Senin (21/11). Dikutip dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), per Rabu (23/11) sore sekitar pukul 19.30 WIB jumlah korban meninggal tercatat sebanyak 271 orang. Sebanyak 40 orang dilaporkan hilang dan belum ditemukan.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X