Narkotika dan Rokok Ilegal Meningkat, Kejari Jombang Musnahkan Barang Bukti 246 Kasus Pidana

- Kamis, 24 November 2022 | 14:44 WIB
Saat pelaksanaan pemusnahan barang bukti. (tim/memo)
Saat pelaksanaan pemusnahan barang bukti. (tim/memo)

Jombang, koranmemo.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang memusnahkan sejumlah barang bukti kasus pidana di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang, Kamis (24/11) siang.

Ribuan barang bukti dari 246 perkara selama delapan bulan dimusnahkan dengan cara dibakar. Jenisnya narkoba, rokok tanpa pita cukai, hingga sejumlah alat judi.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jombang, Tengku Firdaus mengatakan, pemusnahan barang bukti ini sesuai putusan pengadilan pada April hingga November 2022.

Dibandingkan dengan pemusnahan hasil barang bukti tahun sebelumnya, menurut Tengku Firdaus, tahun ini meningkat. Peningkatan yang dimaksud yakni dari kasus narkotika dan rokok ilegal.

Baca Juga: Satu Kilogram Sabu dan Tiga Kilogram Ganja Dimusnahkan, Polresta Malang Kota Perang Terhadap Narkoba

Sementara jumlah barang bukti yang dimusnahkan Kejari bersama Forkompinda Jombang , di antaranya 119.908 butir pil doble L, 445.66 gram sabu-sabu, 0,19 gram ganja, dua kardus alat hisap narkotika, 185 karton rokok tanpa pita cukai, dan 16 alat judi dadu.

"Ada peningkatan. Kalau perkara cukai saja ada 5 perkara dengan barang bukti yang luar biasa. Narkotika juga ada peningkatan," jelasnya.

Sebelumnya, kata dia, ada beberapa barang bukti perkara cukai yang sudah dititipkan ke Kantor Bea Cukai Kediri untuk dilakukan pemusnahan.

Baca Juga: Polres Trenggalek Salurkan Bantuan Logistik ke Korban Bencana Gempa di Cianjur Jawa Barat

"Untuk yang di Kediri sekitar Rp 21 miliar total kerugian negaranya. Untuk perkara narkotika antara Rp 500 juta hingga Rp 600 juta.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X