• Sabtu, 26 November 2022

Relokasi Rumah Warga Tanggunggunung Terdampak Tanah Gerak Belum Jelas, Ini Penjelasan Perkim

- Kamis, 24 November 2022 | 18:39 WIB
Warga di Kecamatan Tanggunggunung saat mengungsi 
Warga di Kecamatan Tanggunggunung saat mengungsi 

Tulungagung, koranmemo.com - Tahapan proses relokasi terhadap 13 rumah warga di Kecamatan Tanggunggunung yang terdampak tanah gerak mulai dilakukan. 

Namun demikian, untuk proses relokasinya sendiri masih harus menunggu anggaran relokasi tersedia.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tulungagung, Anang Pratistianto mengatakan, berdasarkan instruksi Bupati Tulungagung yang merupakan terusan dari Instruksi Menteri Sosial (Mensos) RI menyatakan agar warga yang terdampak tanah gerak untuk dilakukan relokasi.

Baca Juga: Jelang Hari Guru Nasional 2022, Ini Lirik Lagu Hymne Guru dan Terima Kasihku

Setelah itu, pihak Pemkab Tulungagung melakukan penelitian kondisi tanah pada lokasi tersebut.

Hasilnya memang tanah yang ditempati warga setempat, dinyatakan sudah tidak layak lagi untuk dihuni akibat pelapukan pada batuan kapur.

Mengingat kawasan tersebut terdiri dari batuan kapur yang tertutup tanah. "Wilayah Tanggunggunung itu didalamnya ada batuan kapur dan tertutup tanah. Batuan kapur ini sudah mulai lapuk di wilayah tersebut," kata Anang Prastitianto, Kamis (24/11).

Setelah mendapatkan instruksi untuk relokasi, jelas Anang, pihaknya juga sudah melakukan perhitungan terkait segala kebutuhan untuk proses relokasi rumah dampak tanah gerak. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bupati Tulungagung yang mana disepakati jika rumah warga yang terdampak fenomena tanah gerak akan direlokasi ke lahan milik perhutani. 

Baca Juga: Dibawah Umur, Satu Pelaku Komplotan Pencuri Diesel di Sawah, Kasusnya Dilimpahkan ke Polres Lamongan

Pihaknya juga akan memilih lahan yang kondisinya aman dan juga lokasi yang tidak jauh dari rumah warga sebelumnya. Sampai saat ini, koordinasi dengan pihak Perhutani masih terus dilakukan. "Tahapannya masih koordinasi dengab Perhutani terkait wilayah mana yang bisa digunakan," jelasnya.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X