Nakes Trenggalek Demo di DPRD, Ini Tuntutan Mereka

- Senin, 28 November 2022 | 17:00 WIB
Tenaga kesehatan dari berbagai organisasi di Trenggalek menggelar aksi (angga/memo)
Tenaga kesehatan dari berbagai organisasi di Trenggalek menggelar aksi (angga/memo)

Trenggalek, koranmemo.com - Puluhan tenaga kesehatan (nakes) dari berbagai organisasi di Kabupaten Trenggalek menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Trenggalek, Senin (28/11). 

Mereka menolak rancangan undang-undang omnibuslaw kesehatan dari Prolegnas prioritas tahun 2023.

“Kami menolak rancangan undang-undang omnibuslaw Prolegnas prioritas 2023,” kata Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Trenggalek, dr Kartikanuddin.

Menurut mereka, penolakan itu dikarenakan rancangan undang-undang omnibuslaw kesehatan itu cacat prosedur, karena pembahasannya dilakukan secara tertutup tanpa melibatkan partisipasi masyarakat sipil dan organisasi profesi. 

Baca Juga: Raih Terbaik II Pelaksana 10 Program Pokok PKK, Bunda Fey Terima Penghargaan dari Ketua TP PKK Provinsi Jatim

Selain itu, rancangan undang-undang tersebut dinilai memberikan dampak negatif terhadap aspek pelayanan kesehatan di Indonesia.

“Ada 13 aspirasi yang kami sampaikan merespons rancangan undang-undang tersebut. Kami menginginkan RUU Omnibus law kesehatan ini tidak menjadi Undang-Undang, kami khawatir mengebiri kewenangan organisasi profesi dalam membina mengawasi anggota,” imbuhnya, sembari membacakan aspirasi lainnya.

Aspirasi itu ditampung oleh DPRD Trenggalek, setelah beberapa perwakilan dari massa menemui legislatif Trenggalek

Aspirasi itu, kata Kartikanuddin, oleh anggota DPRD Trenggalek akan di sampaikan ke DPR-RI dan Sekretariat Negara.

Baca Juga: Dokter dan Apoteker di Tuluangung Demo, Tolak Pengesahan RUU Kesehatan karena Korbankan Masyarakat

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X