Terkait Massa Geruduk PT Afi Farma, Ini Kata Loka POM Kediri

- Selasa, 29 November 2022 | 08:32 WIB
massa saat menggelar aksi unjuk rasa di depan PT Afi Farma Kota Kediri   (rizky/memo)
massa saat menggelar aksi unjuk rasa di depan PT Afi Farma Kota Kediri   (rizky/memo)

Kediri, koranmemo.com - Singgih Prabowo Adi, Kepala Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kediri menyampaikan, terkait perkara PT Afi Farma saat ini telah ditangani oleh Bareskrim Mabes Polri. 

Selain itu, BPOM juga sudah merilis dan mengawal produk obat yang ditarik maupun tidak diperbolehkan diedarkan. 

"Obat PT Afi Farma yang ditarik atau dicabut adalah jenis produk liquid atau cair yang artinya diperbolehkan produksi produk yang bentuknya tablet atau padat," ucapnya. 

Mengenai karyawan PT Afi Farma yang saat ini masih beroperasi, Singgih menyebutkan, kemungkinan mereka memproduksi obat atau produk jenis tablet (padat)

Baca Juga: BPKAD Kota Blitar Gelar Undian PBB-P2, Berikut Daftar Pemenangnya

Saat disinggung terkait kasus perusahaan yang kini bermasalah apakah boleh produksi, pihaknya dalam hal ini BPOM berkoordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri untuk bisa menangani kasusnya karena mengawal mulai proses hukum hingga penetapan tersangka. 

"Yang jelas kami akan terus melakukan pengawasan dan saya tegaskan bahwa yang tidak boleh diproduksi itu produk cair," tuturnya. 

Untuk diketahui, Bareskrim Mabes Polri sebelumnya telah menetapkan  PT Afi Farma dan CV Samudera Chemical sebagai tersangka terkait tercemarnya obat sirup dengan etilen glikol hingga diduga memicu gagal ginjal akut. 

BPOM juga telah mencabut izin edar tiga industri farmasi yaitu PT Yarindo Farmatama, PT Universal Pharmaceutical Industries, dan PT Afi Farma karena ditengarai akibat memproduksi obat sirup yang mengandung cemaran etilen glikol (EG) melebihi ambang batas yang telah ditentukan.

Baca Juga: Jaga Kondisi Pemain, Persedikab Kediri Gelar TC di Kota Batu

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X