Narkotika Diblender dan Ponsel Dipalu, Itulah Cara Kejari Lamongan Memusnahkan Barang Bukti

- Rabu, 30 November 2022 | 17:49 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri Lamongan Dyah Ambarwati memusnahkan BB dobel dan Narkotika dengan cara diblender. (Suprapto/memo)
Kepala Kejaksaan Negeri Lamongan Dyah Ambarwati memusnahkan BB dobel dan Narkotika dengan cara diblender. (Suprapto/memo)

Lamongan, koranmemo.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan memusnahkan barang bukti (BB) perkara tindak pidana umum yang sudah inkrah, Rabu(30/11/2022).

Sebanyak 11,9 gram sabu dan 6.308 pil Dobel L dimusnahkan dengan cara diblender oleh Kejari Lamongan. Sementara barang bukti lain berupa ponsel dan alat timbangan di rusak memakai palu.

"Untuk sabu-sabu didapat dari penanganan 10 perkara, dobel L dari 6 perkara, timbangan digital 10 perkara, dan ponsel 17 unit dari 16 perkara," kata Kajari Lamongan, Dyah Ambarwati.

Dijelaskannya, status inkrah atau perkara yang mempunyai hukum tetap atas 16 perkara itu telah ditetapkan dari periode Oktober - November 2022.

Baca Juga: Angkat Sejarah Pahlawan Tani Trenggalek, GOR Gajah Putih Butuh Dana Rp 1,8 Miliar Lagi

"Tiap dua bulan sekali kami melakukan pemusnahan barang bukti, hal ini pemutus potensi penyalahgunaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Maka itu kami rutin melakukan pemusnahan," ujar Dyah.

Dari perkara yang bersifat inkrah tersebut, kata Dyah, didapati ada sebanyak sekitar kurang lebih 20 terdakwa.

Ia pun menyinggung perihal peredaran narkoba yang kian hari datanya tidak ditemukan adanya penurunan.

"Untuk dobel L dan Sabu-sabu ini datanya tidak pernah turun, kalau nggak semakin naik ya stagnan. Peredaran dobel L sendiri banyak disalahgunakan di kawasan Pantura, disebut untuk suplemen penambah stamina kerja," paparnya.

Baca Juga: Mukjizat, Mushola Mujahidin di Pasar Kesamben Blitar Utuh, Kios-Lapak Ludes Terbakar

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi Lantik 60 Pejabat

Sabtu, 21 Januari 2023 | 06:26 WIB
X