• Selasa, 26 Oktober 2021

Bahaya! Efek Samping Asupan Vitamin B, D dan K Berlebih

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 12:13 WIB
Ilustrasi vitamin (Pixabay)
Ilustrasi vitamin (Pixabay)

Koranmemo.com - Mengonsumsi suplemen vitamin kita perlukan untuk memenuhi asupan yang dibutuhkan tubuh kita. Vitamin sendiri berfungsi untuk menunjang fungsi sel dan menjaga kesehatan tubuh. Biasanya, tubuh kita bisa memperoleh asupan vitamin dari makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari.

Saat ini  sering kali seseorang juga mengonsumsi suplemen vitamin sebagai penambah asupan vitamin dalam tubuh. Namun apabila kita mengonsumsinya secara berlebihan, justru akan berisiko memberikan efek samping yang buruk untuk tubuh kita.

Johanna Dwyer, RD, peneliti senior di National Institutes of Health’s Office of Dietary Supplements, berpendapat “Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa tidak ada keuntungan bila ia mengkonsumsi suplemen vitamin dari jumlah yang direkomendasikan, dan mereka tidak mengetahui kerugiannya,” dikutip dari WebMD.

Berikut ini adalah beberapa efek samping jika kita mengonsumsi vitamin secara berlebihan.

Vitamin D

 Vitamin D di dalam tubuh berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang dan sel tubuh agar berfungsi sebagaimana mestinya. Kalsium yang dihasilkan oleh vitamin D diperlukan tubuh untuk membangun dan memelihara tulang. Vitamin D biasanya diperoleh secara alami dalam makanan yang kita konsumsi maupun diproduksi ketika kulit tubuh kita terkena sinar matahari.

Manfaat dari vitamin D akan kita dapatkan ketika kita mengonsumsinya tidak secara berlebihan. Namun, ketika tubuh kita menerima asupan  vitamin D secara berlebih justru akan memberikan efek samping yang buruk untuk tubuh kita.

Beberapa efek samping tersebut antara lain:

    - Mual, muntah, dan kehilangan nafsu makan.

    - Sakit perut, sembelit, dan diare

    - Peningkatan kalsium darah

    - Tulang keropos

    - Gagal ginjal

Berdasarkan angka kecukupan gizi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dosis vitamin D yang dianjurkan secara umum sebesar 15 mikrogram per hari untuk anak-anak dan dewasa. Sedangkan untuk lansia sebesar 20 mikrogram.

Vitamin K

Vitamin K adalah nutrisi yang diperlukan tubuh kita dalam proses pembekuan darah. Secara alami vitamin K terkandung di dalam sayuran dan buah-buahan. Jenis sayuran yang mengandung vitamin K antara lain kangkung, bayam, brokoli, lobak sawi, dan kubis. Sedangkan untuk  jenis buah yang mengandung vitamin K adalah kiwi, delima, anggur, alpukat.

Manfaat yang kita dapatkan ketika mendapatkan asupan vitamin K secara pas antara lain:

    - Pemulihan luka dan pembekuan darah yang normal.

    - Mengurangi risiko penyakit jantung.

    - Menjaga kepadatan dan kekuatan tulang.

    - Menjaga fungsi kognitif.

    Berpotensi mengurangi risiko kanker.

Asupan vitamin K yang diperlukan oleh tubuh mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang disarankan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebesar 55-65 mikrogram untuk orang dewasa per harinya.

Risiko efek samping yang kita dapatkan ketika mengonsumsi vitamin K melebihi batas asupan yang diperlukan tubuh. Antara lain: pembengkakan hati, pucat, meningkatkan produksi keringat, kesulitan bernapas, otot menjadi kaku, pembengkakan tubuh, pernapasan tidak teratur, penurunan gerakan atau aktivitas, pembengkakan kelopak mata atau kemerahan pada kulit.

Vitamin B Kompleks

Vitamin B kompleks merupakan sekelompok nutrisi yang mempunyai fungsi tertentu untuk tubuh. Terdiri dari 8 jenis vitamin, masing- masing dari jenis vitamin tersebut memiliki perannya masing-masing untuk tubuh.

    - Vitamin B1

Memiliki fungsi dalam membantu mengubah nutrisi menjadi energi dalam proses metabolisme. Vitamin B1 banyak terkandung di dalam makanan seperti bibit gandung, daging babi dan lain-lain.

    - Vitamin B2

Membantu mengubah makanan menjadi energi dan bertindak sebagai antioksidan. Vitamin ini banyak terkandung di jeroan sapi, daging sapi, dan jamur.

    - Vitamin B3

Berperan dalam metabolisme dan produksi serta perbaikan DNA dalam tubuh. Biasanya jenis vitamin ini terdapat dalam ayam, tuna, dan kacang lentil.

    - Vitamin B5

Membantu tubuh untuk memperoleh energi dari makanan dan membantu dalam produksi hormone dan kolesterol. Vitamin B5 terkandung dalam hati sapi, ika, alpukat dan yoghurt.

    - Vitamin B6

Terlibat dalam metabolisme asam amino, pembuatan neurotransmitter dan produksi sel darah merah. Buncis, salmon, dan kentang merupakan makanan yang didalamnya terkandung B6.

    - Vitamin B7

Vitamin ini penting untuk karbohidrat dan metabolisme lemak serta mengatur ekspresi gen. Makanan yang didalamnya terkandung jenis vitamin ini antara lain ragi, telur, salmon, keju dan hati.

    - Vitamin B9

Dibutuhkan untuk pertumbuhan sel, metabolisme asam amino, pembelahan sel yang tepat, pembentukan sel darah merah dan putih. Jenis vitamin ini dapat ditemukan dalam makanan seperti sayuran hijau, hati, dan kacang-kacangan.

    - Vitamin B12

Vitamin B12 sangat penting untuk fungsi neurologis, produksi DNA dan perkembangan sel darah merah. Vitamin B12 dapat kita temukan secara alami dalam sumber hewani seperti daging, telur, makanan laut dan produksi susu.

Berlebihan mendapatkan asupan vitamin B kompleks akan memberikan efek samping pada tubuh kita. Biasanya kita akan merasakan mual bahkan beresiko mengakibatkan kerusakan otak apabila mengkonsumsinya secara berlebih.

Dibawah ini tabel kebutuhan asupan vitamin B kompleks dalam tubuh, berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dikeluarkan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Rekomendasi Vit. B1 (mcg) Vit. B2 (mcg) Vit. B3 (mcg) Vit. B5 (mg) Vit. B6 (mg) Vit. B7 (mcg) Vit. B9 (mcg) Vit. B12 (mcg)
Laki-laki dewasa 1.2 1.3 16 5.0 1.3 30 400 4.0
Wanita dewasa* 1.1 1.1 14 5.0 1.3 30 400 4.0

(Mcg = mikrogram)

Berikut tadi adalah penjelasan mengenai efek samping yang kita dapatkan ketika mengonsumsi vitamin secara berlebih. Dengan menjaga asupan vitamin yang pas pada tubuh kita, nantinya akan membuat tubuh kita jauh lebih sehat.

Penulis : Ovando Putra Chanisma
Editor: Della Cahaya

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

Awas! Inilah 9 Dampak Jika Tubuh Kekurangan Vitamin C

Jumat, 22 Oktober 2021 | 11:27 WIB

Efek Samping Konsumsi Vitamin C, A, E Berlebih

Jumat, 15 Oktober 2021 | 12:48 WIB

Inilah 5 Urutan Penggunaan Skincare Pagi Untuk Remaja

Selasa, 12 Oktober 2021 | 12:00 WIB

500 Ribu Lebih Nakes Telah Disuntik Vaksin COVID-19

Senin, 1 Februari 2021 | 20:25 WIB

Vaksin Penting untuk Membangun Imunitas Masyarakat

Selasa, 17 November 2020 | 20:36 WIB

Angka Sembuh dan Selesai Isolasi COVID-19 Meningkat

Jumat, 13 November 2020 | 17:41 WIB

Menteri Agama Fachrul Razi Positif Covid-19

Senin, 21 September 2020 | 10:11 WIB

Pemda Wajib Anggarkan Penanganan Corona di APBD

Selasa, 17 Maret 2020 | 16:53 WIB

WNA Positif Corona di Indonesia Meninggal

Rabu, 11 Maret 2020 | 15:44 WIB

Penularan Wabah Corona mendekati Akhir di China

Selasa, 10 Maret 2020 | 14:26 WIB
X