• Selasa, 26 Oktober 2021

Oriza Satifa, Pesulap yang Suka Berwirausaha

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:00 WIB
Oriza Satifa ketika ditemui di lokasi ia berjualan. (bayu/memo)
Oriza Satifa ketika ditemui di lokasi ia berjualan. (bayu/memo)

Minum Kopi Sekalian Nonton Sulap

Kediri, koranmemo.com - Menjadi sosok yang berbeda dari orang lain memang telah melekat pada diri Oriza Satifa (35), seorang pesulap asal Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto yang gemar berwirausaha. Menurutnya, menjadi berbeda dari orang lain memberikannya banyak peluang untuk bisa bersaing dan lebih mencolok dibandingkan dengan yang lainnya. Hal itu juga ia terapkan pada segala aspek kehidupannya, terutama dalam membangun bisnisnya yang bergerak di bidang kuliner.

Konsep yang ia usung adalah membawa minuman kopi dengan kualitas kafe ke pinggir jalan. Tempatnya berjualan ada di Jalan Brawijaya, sebelum Kantor Samsat Polres Kediri Kota, Lebih tepatnya di depan rumah makan Richeese Factory.

Tempat yang ia tawarkan memang sederhana, layaknya tempat nongkrong pinggir jalan, tidak ada kios permanen, hanya tempat duduk di bawah rindangnya pepohonan pinggir jalan.

Dari jauh, ia memang sangat mencolok, berbekal gerobak yang dipasang pada sepeda motor kustom berwarna serba kuning. Ia menawarkan kopi yang rasanya tidak kalah dengan yang ada di kafe.

Meski begitu, tempatnya tetap nyaman untuk menikmati kopi bersama teman sembari berbincang-bincang. Seperti yang tercantum dalam gelas plastik yang digunakan untuk kopinya, awale ngopi terus rasan – rasan.

“Saya memang suka berbeda, karena kalau dari segi rasa saya kira tempat lain juga ada yang memiliki rasa enak. Maka dari itu saya mulai dari cat gerobak dan motornya serba kuning, selain itu saya juga memiliki keahlian sulap, saya juga gunakan itu untuk menarik pelanggan,” ujar Riza, sapaan akrabnya.

Ia bercerita, ia awalnya adalah seorang pegawai kantoran. Namun memang sudah sejak lama menyukai sulap dan wirausaha. Keahlian sulapnya juga tidak main-main. Dia sempat menimba ilmu di sekolah milik pesulap terkenal, Demian Aditya yang berlokasi di Yogyakarta selama satu tahun. Hal itu ia lakukan sembari berkuliah di Universitas Muhammadiyah Malang.

“Jadi kuliah saya padatkan di hari Senin sampai Rabu, Kamis sampai Jumat ke Yogyakarta untuk kursus itu,” ujarnya.

Ia juga menjadi salah satu tim yang biasa mendampingi Demian saat melakukan aksi sulapnya. Meski pekerjaan hiburan saat ini masih sepi, ia juga masih terus berhubungan dengan Demian dan pesulap yang lain.

Mengenai usaha kopinya, ia telah memulai hal tersebut sejak masih bekerja kantoran di Jakarta dengan memperkerjakan orang lain. Awal tahun 2020 merupakan momen baginya memutuskan untuk fokus berwirausaha dan keluar dari pekerjaan kantoran.

Awalnya, ia tidak langsung berjualan di lokasi yang sekarang, sebelumnya ia berjualan di dekat kampus UNP. Suasana yang menurutnya kurang nyaman, akhirnya membuatnya pindah ke lokasi yang baru. Ketika baru berada di tempat yang sekarang, ia perlu memutar otak untuk menarik pelanggannya.

Setelah melakukan observasi, ia kemudian menyimpulkan lokasinya berjualan paling ramai dilalui orang jalan kaki pada hari Jumat. Berhubung ia memiliki kemampuan dalam sulap, akhirnya ia melakukan trik – trik sulap pada hari Jumat untuk menarik perhatian pelanggannya.

Selain untuk menarik pelanggan, ia juga melakukan trik – trik sulap untuk menghilangkan kerinduannya tampil mempertontonkan aksi sulap. Tidak jarang, ia mempertontonkan aksinya kepada pelanggan yang sedang menikmati kopi bermain sulap, di sela – sela ia melayani pelanggan.

Usahanya itu akhirnya berhasil. Dengan cara tersebut banyak masyarakat yang akhirnya tahu ada penjual kopi yang berada di situ. Dengan begitu, ia juga mendapat pelanggan tetap yang membeli kopinya setiap hari.

Ia mengatakan, dirinya juga memiliki tempat kopi di tempat lain yang berada di Jalan Dr Moestopo, Ngadiluwih, Kabupaten Kediri. Saat ini, omzet yang ia dapatkan dari kedua lokasi itu juga sudah lumayan, per harinya sudah mencapai Rp 2 juta. Dengan penghasilan itu, ia juga bisa memperkerjakan karyawan sebanyak empat orang.

Reporter : Ahmad Bayu Giandika
Editor : Della Cahaya

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

Oriza Satifa, Pesulap yang Suka Berwirausaha

Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:00 WIB

Inovasi Petani Modern, Temukan Lampu Perangkap Hama

Kamis, 10 Agustus 2017 | 19:26 WIB

Tekan Penggunaan Herbisida, Ubah Rumput Jadi Karbon

Kamis, 5 Januari 2017 | 13:09 WIB

Manfaatkan Sisa Potongan Rambut Untuk Melukis

Jumat, 23 Desember 2016 | 12:21 WIB

Tamatan SD Ciptakan Lampu Unik

Selasa, 20 Desember 2016 | 12:15 WIB

Tak Hanya Menyimpan Barang Namun Juga Kisahnya

Rabu, 7 Desember 2016 | 14:34 WIB

Berisiko Tinggi, Minta Pemula Untuk Tidak Nekat

Minggu, 27 November 2016 | 14:02 WIB

Dewa Ruci Craft

Senin, 21 November 2016 | 14:10 WIB

Bayar PBB Bisa dengan Sampah

Selasa, 15 November 2016 | 14:14 WIB

Sulap Tinja Jadi Pupuk Organik

Minggu, 13 November 2016 | 14:33 WIB

Saat Pelajar “Berkenalan” dengan Alutsista

Kamis, 10 November 2016 | 13:46 WIB

Produknya Sudah Sampai Abu Dhabi

Senin, 7 November 2016 | 14:49 WIB

Dituduh Punya Ilmu Santet

Minggu, 6 November 2016 | 13:54 WIB
X