• Rabu, 8 Desember 2021

Upaya Pelaku UMKM dan Seni Bertahan di Tengah Pandemi, Mas Abu: Harus Beradaptasi

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:42 WIB
Wali Kota Kediri saat acara bakti sosial pada pelaku usaha dan seniman Kota Kediri, Selasa (19/10) (Foto: Bagian Protokol dan  Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kediri)
Wali Kota Kediri saat acara bakti sosial pada pelaku usaha dan seniman Kota Kediri, Selasa (19/10) (Foto: Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kediri)

Kediri, koranmemo.com - Pandemi covid-19 yang berlangsung hampir 2 tahun, menjadi masa yang tidak mudah bagi masyarakat Kota Kediri. Berbagai upaya bertahan di tengah pandemi dilakukan terutama bagi UMKM dan pelaku seni di Kota Kediri. Tak sedikit juga yang akhirnya melakukan inovasi penjualan.

Seperti Darmawan, (22), pedagang jagung bakar di area Jalan Sudanco Supriyadi. Berawal dari jagung bakar, ia merambah penjualan jagung susu keju melalui online untuk membantu bapaknya mempertahankan omset.

“Selama pandemi, saya bantu bapak untuk delivery order jagung susu keju (Jasuke). Alhamdulillah biasanya terjual 15-20 cup. Saat ini pun penjualan jagung bakar mulai merangkak lebih dari 20 kg jagung per hari, meskipun belum maksimal,” ujar Darmawan saat ditemui Selasa (19/10) siang.

Ia berujar, sebelumnya Pemkot Kediri juga telah memberi bantuan sembako pada paguyuban pedagang jagung bakar di area tersebut. Ia berharap semoga pandemi dapat segera berlalu sehingga pendapatan juga semakin membaik.

Di sisi lain, selama pandemi, para pelaku seni banyak yang kehilangan pemasukan karena tidak bisa menggelar pertunjukkan. Namun, saat ini Wali Kota Kediri sudah memperbolehkan pementasan kesenian, sejalan dengan turunnya level PPKM di Kota Kediri.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Mas Abu sudah memberikan izin para seniman pentas lagi. Harapan kami, bisa rutin menggelar pertunjukkan, agar kami tidak sampai menjual peralatan pentas untuk menyambung hidup. Kami siap menerapkan protokol kesehatan dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi,” ujar Muhammad Hanib, Ketua Aliansi Seniman Kota Kediri.

Berkaitan dengan hal itu, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar terus mendukung UMKM dan para pelaku seni untuk dapat menyesuaikan diri dan menggerakkan perekonomian di Kota Kediri. Terlebih saat ini Kota Kediri telah level 1 sesuai Inmendagri nomor 53 tahun 2021.

“Dalam kondisi seperti ini, yang harus kita lakukan adalah menyesuaikan diri. Kami salut dengan upaya pelaku UMKM dan seni untuk bertahan. Seperti mencari cara yang lebih kreatif model berjualannya. Lalu untuk pelaku seni juga sekarang banyak yang membuat konten di YouTube. Di samping itu, Pemkot Kediri akan terus melakukan berbagai upaya pemulihan ekonomi,” ujar Mas Abu dalam sambutan acara bakti sosial pada pelaku usaha dan seniman Kota Kediri, Selasa (19/10).

Pada acara tersebut, Pemkot Kediri memberikan bantuan sosial kepada 170 pelaku seni dan diberikan secara simbolis. Selain itu terdapat juga pemberian bantuan dari Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Kediri kepada pelaku UMKM Kota Kediri.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

Sah! UMK Kabupaten Ngawi 2022 Hanya Naik Rp. 2 Ribu

Minggu, 5 Desember 2021 | 18:38 WIB

5 Cara Agar Uang Tidak Cepat Habis Bagi Anak Rantau

Senin, 29 November 2021 | 11:26 WIB

Pemkot Blitar Usul Kenaikan UMK Naik 0,98 Persen 

Jumat, 19 November 2021 | 06:23 WIB

Ini Usulan Kenaikan UMK 2022 dari Disnaker Ngawi

Selasa, 16 November 2021 | 20:23 WIB

Harga Emas Antam per 9 November 2021, Lengkap!

Selasa, 9 November 2021 | 13:29 WIB

Usaha Budidaya Ulat Kandang di Jombang

Selasa, 9 November 2021 | 07:00 WIB

Asuransi Usaha Tani Padi di Kota Kediri Minim Peminat

Senin, 8 November 2021 | 21:28 WIB

Angka Pengangguran Meningkat, Daya Beli Menurun

Kamis, 4 November 2021 | 18:48 WIB

Harga Minyak Goreng Terus Naik, Penjualan Turun

Selasa, 2 November 2021 | 15:24 WIB

Menkeu Sebut Tiga Tantangan Pemulihan Ekonomi Global

Minggu, 31 Oktober 2021 | 13:54 WIB
X