• Senin, 29 November 2021

Terapkan Progam Khataman Al Qur'an, Ini Pesan Kapolres Gresik untuk Anggota

- Senin, 10 Agustus 2020 | 18:22 WIB
IMG_20200810_182350
IMG_20200810_182350

Gresik, koranmemo.com - Program Polres Gresik berslogan "RESIK" sebagai upaya memberikan pelayanan dengan menerapkan sistem birokrasi bersih melayani. Dengan Slogan tersebut memiliki arti bahwa, `R`eligius, `E`mpati, `S`olid, `I`ntegritas, `K`onsisten sebagai awal Polres Gresik melakukan perubahan kinerja demi menjaga Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).


Selain itu, para anggota harus mempunyai tingkat keimanan, dan ketaqwaan dengan menerapkan program khususnya bagi anggota kesatuan beragama Islam untuk mengadakan Khataman Al Qur'an setiap seminggu dalam 1 Juz yang bertujuan sebagai bekal mendedikasi moral Kepolisian menjadi lebih humanis.


Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M.,  menyampaikan, program penerapan Khataman Al Qur'an ini dilakukan setiap seminggu tepatnya hari Kamis dalam 1 Juz. "Kami terapkan dengan beberapa kelompok anggota. Tentu, sifatnya tidak ada unsur paksaan. Dan ditawarkan kesadaran bagi anggota yang ingin membaca Al Qur'an," ujarnya, Senin (10/8/2020).


Menurutnya, Khataman Al Qur'an akan bermanfaat bagi diri sendiri. Bahkan, dengan terbiasa membaca Al Qur'an otomatis akan membawa keberkahan bagi kesatuan Polres Gresik. "Jadi, ini termonitor melalui WhatsApp Grup, dari situ anggota satuan fungsi saat senggang waktu menawarkan diri untuk Khataman Al Qur'an," terang AKBP Arief saat diwawancarai koranmemo.com di ruang kerjanya.


Mantan Kapolres Ponorogo ini menuturkan, untuk program Khataman membaca Al Qur'an jangan sampai dari anggota semata-mata mencari perhatian. Karena, dengan keterpaksaan, maka akan timbul rasa ketidakikhlasan. "Kami tegaskan, jangan ada terpaksa. Kalaupun cuma akhirnya membohongi, tentunya menanggung dosa diri sendiri," tegas AKBP Arief.


Baca Juga: Tim Dinkes Provinsi Jatim Dikabarkan Datangi RS PMC Jombang


Baca Juga: Dua Hari Pergi Dari Rumah, Ditemukan Meninggal di Sawah


Penerapan program lain, lanjutnya juga dilakukan setelah apel pagi setiap hari kamis dengan lantunan sholawat nariyah, li-khomsatun bersama anggota Polres Gresik. Hal itu, supaya mendapat keberkahan, serta keselamatan selama bertugas. "Semuanya kami terapkan itu, terlebih identiknya wilayah Kabupaten Gresik sebagai Kota Santri," imbuh Perwira lulusan Akpol tahun 2001 ini.


Bagi seluruh anggota Polri, AKBP Arief berpesan sebagai pengayom dan pelindung masyarakat harus menunjukkan  kesadaran, dan keikhlasan dalam menjaga Kamtibmas. "Kami kedepankan preventif dan preemtif. Sehingga, Polri harus dekat, serta tidak ada jarak, hingga mudah dapat komunikasi oleh masyarakat. Begitu juga, menanggapi segala informasi agar mudah secepat mungkin terselesaikan," tuturnya.


Reporter M Fauzi
Editor Achmad Saichu

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

Selama PPKM, Angka Kecelakaan di Gresik Turun

Rabu, 4 Agustus 2021 | 20:53 WIB

Kapolda Jatim Cek Vaksinasi Merdeka di Atas Kapal

Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:50 WIB

Bapak Anak di Gresik Ini Kompak Edarkan Upal

Selasa, 16 Juni 2020 | 20:37 WIB

Selama 1 Bulan, Polres Gresik Ungkap 10 Kasus Narkoba

Jumat, 11 Oktober 2019 | 15:14 WIB

Selundupkan Ganja di Rutan, Pengunjung Dibekuk

Kamis, 21 Juni 2018 | 12:00 WIB
X