• Kamis, 20 Januari 2022

Bangun Linggar Widodo, Penggiat Seni Teater di Kabupaten Trenggalek

- Selasa, 22 September 2020 | 18:18 WIB
Bangun Linggar Widodo, Penggiat Seni Teater di Kabupaten Trenggalek
Bangun Linggar Widodo, Penggiat Seni Teater di Kabupaten Trenggalek

Mengaku 'Jatuh Cinta' dengan Perannya Sebagai Bandung Bondowoso

Trenggalek, koranmemo.com - Kecintaannya pada dunia teater membuatnya bertahan menekuni dunia ini meskipun kini dia sudah disibukkan dengan pekerjaannya.  Di tengah kesibukannya sebagai tenaga honorer di salah satu instansi pemerintah di Kabupaten Trenggalek, Bangun Linggar Widodo masih menyempatkan diri untuk tampil di atas panggung, bahkan menjadi guru ekstrakurikuler teater di sekolah-sekolah.




Bangun mulai menyukai dunia teater sejak dia masih duduk di bangku SMP.  Saat itu, dia ditunjuk oleh gurunya untuk berperan sebagai Bandung Bondowoso, pemeran utama pria dalam cerita Roro Jonggrang.  Bangun yang memang sudah tertarik dengan dunia seni peran karena gemar menonton film isejak masih SD inipun langsung menerima peran itu dengan suka cita.


"Saya menikmati saat-saat saya latihan teater bersama teman-teman yang lainnya.  Dan ketika harus tampil, ketika teman-teman yang lainnya grogi, saya justru yang paling bersemangat dan menikmati.  Waktu mau turun dari panggung, rasanya saya tidak rela.  Pada saat itu saya sadar, kalau saya jatuh cinta dengan panggung teater," ujar pemuda berusia 22 tahun asal Kelurahan Sumbergedong, Kecamatan Trenggalek ini.


Setelah lulus SMP, Bangun melanjutkan sekolah di SMKN 1 Trenggalek.  Begitu masuk SMK, dia diajak oleh temannya untuk masuk ke ekstrakurikuler teater.  Dia pun setuju.  Menjadi bagian dari teater sekolah membuat cintanya kepada dunia teater semakin dalam.  Dia menganggap teater bukan hanya sekadar untuk mengisi waktu luang atau mencari nilai tambahan saja, tapi menjadi bidang yang ingin dia kembangkan dan pertahankan di dalam kehidupannya di masa depan.


Baca Juga: Bupati Kediri Minta Sanggar Tari Berkreasi Tanpa Henti

"Makanya, setelah lulus dan bekerja, saya memutuskan untuk terus menekuni bidang ini.  Saya juga ingin semakin banyak orang yang tertarik dengan dunia teater. Hal ini yang membuat saya mau menjadi guru ekstrakurikuler di sekolah-sekolah," tuturnya.


Sekolah-sekolah yang kini diajar Bangun antara lain,  SMK 1 Trenggalek, STKIP Trenggalek, SDN 3 Ngantru. Kepada para muridnya, Bangun selalu mengatakan jika teater itu menyenangkan.  Mereka bisa mempelajari banyak karakter, sehingga tua berbagai macam watak dan perasaan.



"Kita juga bisa dengan bebas mengekspresikan berbagai macam perasaan, seperti sedih, senang, mencekam dan masih banyak lainnya," katanya.



Baca Juga: Panen Kopi Excelsa Sambil Ngopi Bareng Untuk Ungkapan Syukur 

Bangun sudah memerankan beberapa lakon atau cerita, di antaranya, Roro Jonggrang, Asal Usul reog Ponorogo, dan Ande-Ande Lumut. Baginya lakon yang paling menarik adalah Roro Jonggrang. Dia mengaku 'jatuh cinta' dengan perannya sebagai Joko Bandung atau Bandung Bondowosa sebagai pelamar putri cantik dalam lakon ini. Dalam memainkan lakon ini dibutuhkan totalitas, baik tenaga, pikiran dan pendalaman karakter mengenai tokoh dalam cerita.


"Peran Joko Bandung paling saya suka karena membutuhkan penghayatan dan totalitas tinggi dalam memainkan peran ini. Misal, saat dia jatuh cinta pada Roro Jonggrang. Saat dia berjanji akan membuatkan 1.000 candi untuk Roro Jonggrang, dan yang paling menantang adalah saat dia murka karena tahu Roro Jonggrang menipunya," kata anak nomor 2 dari 3 bersaudara ini.


Baca Juga: Sensasi Unik Makan Mie Wajan

Meskipun saat ini kesenian teater sedang dalam masa-masa surut karena pandemi Covid-19 menyusut, dia mengaku tetap berlatih sendiri di waktu senggang.  Dia juga menghabiskan waktu untuk menulis naskah teater jika sewaktu-waktu ada permintaan untuk tampil lagi.

"Sekarang tujuan saya adalah memperkenalkan teater ke generasi muda.  Salah satunya dengan mengubah metode latihan agar lebih menarik.  Jika pandemi ini sudah berlalu, saya juga ingin mengadakan pentas mandiri di tempat-tempat terbuka, agar masyarakat umum juga bisa menikmati.  Bukan hanya jika ada acara-acara tertentu saja," tuturnya.

Reporter: Dias Ahmad Farid


Editor: Della Cahaya



Halaman:
1
2

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

X