• Selasa, 26 Oktober 2021

Jadikan Korban Premanisme sebagai Tersangka, Kanit Reskrim Dicopot

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:28 WIB
Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono saat konferensi pers.
Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono saat konferensi pers.
 
Jakarta, koranmemo.com– Polri bertindak tegas terhadap anggotanya yang tidak profesional dalam menjalankan tugas. Hal itu terkait dengan kasus yang viral dimana pedagang membela diri atas tindak premanisme lalu dijadikan tersangka. 

“Setelah dilakukan audit penyidikan. Berkaitan dengan kasus tersebut bahwa ditemukan adanya penyidikan yang tidak profesional yang dilakukan oleh Polsek Percut Sei Tuan Medan. Sehingga per 12 Oktober 2021 Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan dicopot. Dicopot jabatannya oleh Kapolrestabes Medan,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, Rabu (13/10/2021).

Lebih lanjut, Argo mengatakan, pemeriksaan masih terus dilakukan dengan melakukan pemeriksaan terhadap Kapolsek Percut Sei Tuan.

Kasus ini berawal dari video viral keributan antara seorang pedagang wanita (LG) dengan pria yang diduga sebagai preman (BS) pada 5 September 2021. Polisi telah menangkap BS yang diduga melakukan penganiayaan terhadap LG. Meski BS sudah ditangkap, kasus ini belum juga usai.

BS juga melaporkan LG karena merasa dirinya juga dipukul. Polisi melakukan penyelidikan terkait pemukulan itu. Setelah menemukan bukti yang cukup, polisi menetapkan LG sebagai tersangka.

Dalam surat panggilan terhadap LG, tertera jelas status tersangka terhadap LG. Surat itu menyebut LG sebagai tersangka dan dijerat pasal 170 subs pasal 351 ayat (1) KUHP. 
 
Sumber Humas Polri
Editor Achmad Saichu

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

Antar Pesanan, Pengedar Sabu Diringkus Polisi

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:29 WIB

Bobol Rumah Tetangga Curi Ponsel, Pemuda Gaeng Dibui

Senin, 18 Oktober 2021 | 10:52 WIB
X