• Senin, 29 November 2021

Viral, Video Anak Panti Asuhan Disiksa dan Diperkosa: Ini Penjelasan Kapolres Malang Kota

- Selasa, 23 November 2021 | 12:08 WIB
Kapolres Malang Kota AKBP Budi Hermanto.
Kapolres Malang Kota AKBP Budi Hermanto.

Malang,koranmemo.com - Pasca laporan korban penganiayaan di Polres Malang Kota, Kapolres Malang Kota AKBP Budi Hermanto memastikan akan melindungi dan menjamin korban anak panti asuhan yang disiksa.

“Kita akan beri perlindungan hukum kepada korban termasuk keluarga. Tak terkecuali proses cepat dalam penanganan perkara ini,” ujarnya,Selasa (23/11).

Disampaikan jika saat ini,pihak penyidik sudah mulai melakukan pemeriksaan terhadap siapa saja yang terlibat.

Baca Juga: Ketua PWI Kediri: Wartawan Punya Peran Aktif Berantas Narkoba

Baca Juga: Viral.. Video Penganiayaan Siswi di Kota Malang, Diduga Usai Diperkosa

“Kita terima LP kemarin, kami sudah periksa saksi-saksi dan korban. Termasuk kejadian sebenarnya seperti apa. Terkait video, kita lihat juga siapa saja di dalamnya,” urainya.

Yang jelas pihak Polresta Malang Kota tidak akan tinggal diam mengawal kasus anak panti asuhan yang disiksa di kawasan Blimbing tersebut.

“Kita segerakan menjadi atensi. Karena ini perundungan terhadap anak atau bullying. Beberapa waktu lalu juga ramai masuk pembahasan,” kata Buher.

Selain itu, Polres Malang Kota juga mengerahkan psikolog untuk melakukan asesmen terhadap kondisi kejiwaan dan mental korban.

Korban sendiri masih di bawah umur, duduk di bangku SD dengan usia 13 tahun. Peristiwa ini tentu membuat korban trauma mendalam.

“Harus ada forensik psikolog yang menilai. Butuh proses untuk penyelidikan dan penyidikan. Kami pasti akan sampaikan hasil penindakan kami kepada publik,” terangnya.

Kemudian, Kapolres juga menegaskan, dalam video tersebut, terdapat pelaku yang kebanyakan adalah anak-anak remaja.

“Kita akan menggunakan tata cara terhadap anak dalam proses hukum. Anak berhadapan dengan hukum ada prosesnya,” tutupnya.

Seperti berita sebelum ini, seorang anak panti asuhan di kawasan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, dianiaya beramai-ramai oleh pemuda belasan tahun. Diduga hal ini dilakukan setelah korban diperkosa.

Kuasa hukum korban, Do Merda Al Romdhoni dan Leo A Permana dari LBH Ikadin Malang Raya telah melaporkan kasus ini ke Polres Malang Kota.

Reporter : Arief Juli Prabowo
Editor : Achmad Saichu

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

Viral, ABG Congkel Kotak Amal Masjid Darul Mutaqqin

Sabtu, 27 November 2021 | 11:19 WIB

Edarkan Sabu, Warga Mojoroto Diancam Denda Rp 800 Juta

Jumat, 26 November 2021 | 11:25 WIB

Modus Berdoa Berdua, Oknum Pemuka Agama Berbuat Cabul

Senin, 22 November 2021 | 18:07 WIB
X