• Senin, 29 November 2021

Gerebek 3 Pemilik Home Industri Petasan, Satreskrim Polres Mojokerto Sita 70 Kilogram Peledak

- Senin, 3 Mei 2021 | 20:10 WIB
Gerebek 3 Pemilik Home Industri Petasan, Satreskrim Polres Mojokerto Sita 70 Kilogram Peledak
Gerebek 3 Pemilik Home Industri Petasan, Satreskrim Polres Mojokerto Sita 70 Kilogram Peledak

Mojokerto, koranmemo.com - Tim Satreskrim Polres Mojokerto menggerebek 3 industri rumahan (home industri) pembuatan bubuk peledak dan petasan berbagai ukuran. Barang bukti yang disita sebanyak 69,5 kilogram bubuk peledak dan 2.237 petasan siap edar.


Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, penggerebekan pertama menyasar industri rumahan bubuk petasan di Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo, Sabtu (24/4) sekitar pukul 21:30 WIB, berhasil meringkus pelaku Mulyadi (46), pemilik home industri.


"Tersangka Mulyadi meracik sendiri dengan bahan menjadi bubuk petasan. Kemudian menjual bubuk petasan ke masyarakat seharga Rp. 150 ribu per Kg," kata AKBP Dony dalam Konferensi Pers di Mapolres Mojokerto, dikutip Humas Polda Jatim, Senin (3/5).


Saat penggerebekan, masih kata AKBP Dony, Tim Satreskrim Polres Mojokerto menyita sejumlah barang bukti pada rumah pelaku Mulyadi di antaranya, 6,5 kilogram bubuk petasan siap jual yang sudah dikemas plastik masing-masing 0,5 kilogram, dan 5 kilogram bubuk petasan, 2 kilogram belerang, 4 kilogram potasium, 0,5 kilogram bubuk sendawa, 1,5 kilogram serbuk bronze, 16 lembar sumbu petasan, tepung kanji, arang, kompor gas, panci, serta alat aduk.


"Pergelangan tangan kiri tersangka ini putus karena terkena ledakan petasan tahun 1997. Sejak saat itu dia beralih meracik bubuk petasan saja," ungkap mantan Kapolres Pasuruan Kota.


Hasil pemeriksaan, tersangka Mulyadi mengaku membeli bahan untuk membuat bubuk petasan dari pelaku M Suwono (51), warga Desa Balongmacekan, Kecamatan Tarik, Sidoarjo seharga Rp 2,9 juta. Terdiri dari 25 kilogram belerang, 25 kilogram potasium, 2 kilogram serbuk bronze, 100 lembar kertas sumbu, serta 1 kilogram bubuk sendawa.


"Seketika malam itu juga tim dari Satreskrim Polres Mojokerto menggerebek rumah Suwono. Pengakuan dari Suwono membelikan bahan untuk Mulyadi ke Kaseran. Ternyata Suwono juga memproduksi petasan," jelasnya.


Selain menangkap Suwono, Tim Opsnal Satreskrim Polres Mojokerto juga menggeledah tempat tinggalnya menyita 9 kilogram bubuk petasan dengan kemasan 1 kilogram, 37,5 kilogram bubuk petasan kemasan 0,5 kilogram, 21 petasan berdiameter 9 cm, 5 dus petasan berdiameter 2 cm, 32 lembar sumbu petasan, 91 selongsong petasan, 24 rol kertas, serta berbagai peralatan untuk membuat petasan.


"Pengakuan tersangka Suwono membeli bubuk petasan dari seorang pria berinisial PDK yang kini masih buron. Bahan peledak itu dibelinya seharga Rp170 ribu per kilogram. Mereka tersangka manfaatkan momen menjelang lebaran untuk membuat petasan dalam jumlah besar untuk diedarkan," paparnya.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Terkini

X