• Senin, 23 Mei 2022

Hari Darma Samudra, Momentum Mengenang Pertempuran Indonesia dan Belanda di Teluk Aru

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 12:24 WIB
Para undangan, awak kapal dan tenaga medis di dek BRS. (dok. ptpal)
Para undangan, awak kapal dan tenaga medis di dek BRS. (dok. ptpal)

Surabaya, koranmemo.com - Serah terima Kapal BRS merupakan salah satu agenda dalam memperingati Hari Dharma Samudera yang jatuh pada 15 Januari 2021.

Hari Dharma Samudera merupakan momentum dalam mengenang pertempuran antara Indonesia melawan Belanda di laut Aru pada 15 Januari 1962.

Saat itu perang antara tentara Indonesia melawan Belanda dalam upaya pembebasan Papua. KRI Macan Tutul beserta Komodor Yos Sudarso menjadi korbannya.

KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 ini diharapkan mampu diandalkan dalam menangani bencana alam, pandemi, dan misi kemanusiaan lain.

Baca Juga: KRI dr Wahidin Sudirohusodo Diserahkan, Bukti PT PAL Kuasai Teknologi Industri Pertahanan dan Maritim

Kapal BRS memiliki spesifikasi panjang 124 meter, lebar 21,8 meter dan displacement 7.290 ton.

Dalam Sea Acceptance Test (SAT) dan hasil Commodore Inspection sebelumnya, kapal BRS mampu melaju mencapai 22.0 knot di speedlog.

Seperti dilansir www.ptpal.go.id Jumat (14/1/2022) pencapaian tersebut melebihi ekspektasi yang sebesar 19 knot pada 90 persen MCR.

Dengan kecepatan jelajah 14 knot, serta memiliki kemampuan berlayar hingga 30 hari penuh dengan jangkauan 10.000 mil laut.

Kapal BRS mampu membawa 163 awak dan 69 tenaga medis, satu tamu VIP dan siap melaksanakan misi operasi setara rumah sakit (RS) tipe C.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X