• Rabu, 30 November 2022

Kampanyekan Kesehatan Organ, Ini Sejarah dan Tema Perayaan Hari Jantung Sedunia 2022

- Rabu, 28 September 2022 | 14:27 WIB
Mari bersama kampanyekan kesehatan organ, ini sejarah dan tema perayaan Hari Jantung Sedunia 2022 yang berlangsung 29 September 2022 (Pixabay/Gerd Altmann)
Mari bersama kampanyekan kesehatan organ, ini sejarah dan tema perayaan Hari Jantung Sedunia 2022 yang berlangsung 29 September 2022 (Pixabay/Gerd Altmann)
 
koranmemo.com - Esok kita akan memperingati Hari Jantung Sedunia yang dilaksanakan tiap tanggal 29 September.
 
Tahun ini, peringatan Hari Jantung Sedunia jatuh pada hari Kamis, 29 September 2022. Momentum ini tentu menjadi ajang kampanye untuk memberi kesadaran pada masyarakat tentang kesehatan kardiovaskular.

Tujuan utama peringatan Hari Jantung Sedunia memang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit kardiovaskular, termasuk pencegahan dan dampak globalnya.

Baca Juga: 15 Link Twibbon Gratis untuk Rayakan Hari Jantung Sedunia, Desain Terbaru dan Menarik

 Dilansir dari Britannica, penyakit kardiovaskular atau jantung merupakan penyebab kematian paling umum secara global. 
 
Faktor pemicu utama penyakit jantung di antaranya gaya hidup tak sehat seperti pola makan yang buruk, kurang olahraga, dan merokok.

Selain itu, penyakit kardiovaskular juga memiliki dampak besar pada sistem ekonomi di setiap negara. 
 
Hal itu disebabkan tingginya biaya perawatan kesehatan terkait pengobatan dan hilangnya produktivitas manusia akibat kecacatan maupun ketidakhadiran dari pekerjaan.
 
 
Untuk tahun 2022, peringatan Hari Jantung Sedunia mengusung tema "Use Heart for Every Heart", bertujuan untuk meningkatkan kesadaran di seluruh dunia, mencegah dan mengelola penyakit-penyakit kardiovaskular. 
 
Lantas, bagaimana sejarah peringatan Hari Jantung Sedunia hingga bisa dirayakan tiap tanggal 29 September?

Mengutip dari berbagai sumber, pada 1999 World Heart Federation (WHF), bersama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengumumkan penetapan Hari Jantung Sedunia. 
 
Ide ini dicetuskan oleh Antoni Bayés de Luna, presiden WHF tahun 1997-1999. Hari Jantung Sedunia awalnya (sampai 2011) diperingati pada hari Minggu terakhir di bulan September, dan dirayakan pertama kali pada 24 September 2000.
 
Baca Juga: Peluang Besar Kerja di BPJS Kesehatan,  Ada Lowongan Kerja, Dibutuhkan Banyak Karyawan, Ini Syaratnya 

Namun, awal tahun 2000-an, sekitar 17 juta orang di seluruh dunia meninggal akibat penyakit jantung setiap tahunnya. Sebagian besar kematian ini didominasi akibat penyakit jantung koroner atau stroke.

Walaupun penyakit kardiovaskular kerap dianggap sebagai penyakit orang-orang yang tinggal di negara maju, namun 80 persen kematian akibat penyakit ini terjadi di negara berkembang hingga berpenghasilan rendah dan menengah.

Ada lebih dari 90 negara berpartisipasi dalam perayaan internasional ini setiap tahun. Akhirnya, Hari Jantung Sedunia terbukti menjadi cara yang efektif untuk menyebarkan informasi tentang Cardiovaskular Disease (CVD).
 
 
Butuh keterlibatan yang tinggi dari pemerintah dan organisasi paling penting untuk negara berkembang, karena sangat terpengaruh oleh penyakit kardiovaskular.***

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X