• Sabtu, 26 November 2022

Kemenag Imbau Umat Islam Gelar Sholat Ghaib Setelah Sholat Jumat untuk Mendoakan Arwah Korban Gempa Cianjur

- Kamis, 24 November 2022 | 15:28 WIB
Kemenag Imbau Umat Islam Gelar Sholat Ghaib Setelah Sholat Jumat untuk Mendoakan Arwah Korban Gempa Cianjur (Dok. Kemenag RI)
Kemenag Imbau Umat Islam Gelar Sholat Ghaib Setelah Sholat Jumat untuk Mendoakan Arwah Korban Gempa Cianjur (Dok. Kemenag RI)

koranmemo.com - Kementerian Agama mengimbau umat Islam untuk menggelar Sholat Ghaib setelah Sholat Jumat pada 25 November 2022. Tujuannya mendoakan arwah korban gempa bumi Cianjur.

Sholat Ghaib setelah Sholat Jumat pada 25 November 2022 penting dilakukan karena dilaporkan ada 250 orang meninggal akibat gempa. Selain itu, ada ratusan korban luka, baik berat, sedang, maupun ringan.

“Saya sudah meminta Dirjen Bimas Islam untuk menerbitkan edaran terkait ajakan Salat Gaib ini,” ujar Yaqut Cholil Qoumas di Solo, Kamis (24/11/2022), seperti dilansir laman resmi Kemenag.

Baca Juga: Lowongan Kerja di BUMN, Bank BTN Butuh Karyawan di 2 Posisi Strategis, Ini Syarat dan Kualifikasinya

“Di Jakarta, Masjid Istiqlal juga akan melaksanakan Salat Gaib untuk korban meninggal pada peristiwa gempa Cianjur,” sambungnya.

Kementerian Agama juga telah menerbitkan edaran Sekjen Kemenag tentang Peduli Bencana Gempa Cianjur dan Bencana di Provinsi lainnya. Edaran ini bertujuan menggalang donasi dari keluarga besar ASN Kementerian Agama, pusat dan daerah.

Edaran ini ditujukan kepada Pejabat Eselon I dan II pusat, para pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), Kepala Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia, dan pegawai Kementerian Agama.

Baca Juga: Resep Sate Sapi Bumbu Ketumbar, Nikmat Dimakan dengan Nasi Hangat

Dalam edaran tertanggal 23 November 2022 itu disebutkan bahwa gempa di Cianjur berakibat wafat dan lukanya ratusan korban, termasuk ASN Kemenag. Selain itu, banyak gedung lembaga pendidikan keagamaan dan tempat ibadah yang rusak.

Selain untuk para korban, Menag juga mengajak masyarakat mendoakan agar proses evakuasi warga yang masih tertimbun rumah atau bangunan diberi kemudahan. Seperti diketahui, proses evakuasi sejumlah korban masih terus dilakukan.

Halaman:

Editor: Ulul Hadiyin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X