• Kamis, 28 Oktober 2021

Kembangkan Kasus, Tim Rajawali 19 Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu

- Selasa, 13 Oktober 2020 | 21:15 WIB
Kembangkan Kasus, Tim Rajawali 19 Tangkap Dua Terduga Pengedar Sa
Kembangkan Kasus, Tim Rajawali 19 Tangkap Dua Terduga Pengedar Sa

Nganjuk, koranmemo.com - Janji untuk membongkar jaringan peredaran sabu-sabu yang dilontarkan pentolan Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk, rupanya bukan isapan jempol belaka.


Diketahui sebelumnya, tim antinarkoba ini mengamankan DF, terduga pengedar sabu-sabu asal Dusun Jatisari Desa Ngangkatan Kecamatan Gondang Kabupaten Nganjuk.


Setelah dikembangkan, akhirnya unit opsnal menggulung Ron (30) sopir asal Dusun/Desa Pohkerep Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk, dan Fer (37) sopir warga Lingkungan Babadan Kelurahan Werungotok Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, Senin (12/10).


Tersangka Ron ditangkap pada Senin (12/10) sekitar pukul 10.30 WIB di depan bengkel motor wilayah Desa Bagorwetan Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk. Sedangkan tersangka Fer dibekuk pada sekitar pukul 12.00 WIB di rumahnya.


Baca Juga: Upacara Peringatan Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Nganjuk Dimeriahkan Atraksi Petugas Damkar

"Penangkapan ini rangkaian dari tersangka DF yang diamankan sebelumnya atas kepemilikan sabu-sabu. Mereka satu jaringan," ujar Iptu Rony Yunimantara Kasubbag Humas Polres Nganjuk kepada koranmemo.com, Selasa (13/10).


Rony menjelaskan, setelah tertangkapnya DF, petugas terus mengorek keterangan. Akhirnya DF buka mulut jika sabu tersebut rencananya akan diantar oleh temannya.


“Setelah ditunggu, pada Senin 12 Oktober 2020 sekitar pukul 11.00 WIB, akhirnya teman DF inisial Ron ini dapat diamankan bersama barang bukti plastik klip berisi sabu dengan berat kotor 0,40 gram, sebuah ponsel, dan sepeda motor Honda beat nopol AG 6496 XP,” ungkap Rony.


Dari hasil introgasi, Ron mengaku jika sabu itu merupakan pembelian DF, dari Fer. Mendapat keterangan, Tim rajawali 19 segera mencari keberadaan Fer di lingkungan wilayah Kelurahan Werungotok Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.


“Sekitar pukul 12.00 WIB, Fer dapat ditangkap di rumahnya, dengan barang bukti 1 plastik klip berisi sabu berat kotor 0,29 gram, 1 plastik klip berisi sabu berat kotor 0,24 gram, sebuah gunting warna hitam, isolasi warna hitam, dan sebuah ponsel,” beber Rony.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Terkini

Level 1, Taman di Nganjuk Belum Boleh Dibuka

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:38 WIB

Ponsel Rusak Dibuat Gantian Bertiga saat Daring

Kamis, 21 Oktober 2021 | 17:44 WIB
X