• Selasa, 9 Agustus 2022

Selama Terikat Kontrak, Manajemen Persik Kediri hanya Mengizinkan Pemain Ikut Laga Amal dan Eksebisi

- Rabu, 11 Mei 2022 | 16:25 WIB
CEO Persik Kediri, Alif Sapto Nugroho, saat berbicara di depan awak media. (ist)
CEO Persik Kediri, Alif Sapto Nugroho, saat berbicara di depan awak media. (ist)

Kediri,koranmemo.com - Selama terikat kontrak dengan Persik Kediri, pemain dilarang untuk mengikuti laga tidak resmi atau antar kampung (tarkam) di pertandingan amatir.

Dilarangnya pemain Persik Kediri pada laga tidak resmi atau tarkam tersebut untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan, salah satunya kemungkinan terjadi cedera.

CEO Persik Kediri, Alif Sapto Nugroho, mengatakan selama ini manajemen telah mengingatkan
pemain untuk tidak terlibat dalam kompetisi amatir atau tarkam.

“Dalam kontrak memang pemain tidak kami izinkan bermain atau berlaga di luar klub,” kata Alif Sapto Nugroho.

Baca Juga: Wisatawan yang Dilaporkan Hilang di Pantai Konang Trenggalek Jasadnya Ditemukan

Pertandingan tidak resmi tersebut, menurut Alif Sapto Nugroho bisa berisiko bagi pemain
profesional. Hal tersebut bisa merugikan klub yang telah menyetujui kontrak pemain selama beberapa musim kedepan.

Kendati demikian, Manajemen Persik Kediri tidak melarang jika pemain ikut berlaga pada eksebisi
atau pertandingan amal. Namun harus diketahui oleh klub atau meminta izin terlebih dahulu kepada pelatih dan manajemen.

“Pengecualian untuk laga amal dan eksebisi. Tetapi sebelum pemain ikut harus ada izin resmi
dari pelatih dan manajemen terlebih dahulu,” imbuh Alif Sapto Nugroho.

Baca Juga: TMMD di Trenggalek Bantu Penguatan Infrastruktur untuk Perlancar Mobilisasi Masyarakat

Dia tidak menampik jika beberapa pekan sebelumnya, ada pemain Persik Kediri yang tampil
di pertandingan tarkam di salah satu Desa di Kediri. Tapi tujuannya tidak untuk berkompetisi tetapi hanya sekedar pertandingan hiburan saja.

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X