• Rabu, 5 Oktober 2022

Cabor Para Judo Indonesia Beri Kejutan, Sumbang Tiga Emas dan Satu Perak di APG 2022

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 18:34 WIB
Empat atlet Judo Tunanetra Indonesia meraih 3 emas dan 1 perak pada ajang ASEAN Para Games (APG) Solo 2022. (foto situs resmi kemenpora)
Empat atlet Judo Tunanetra Indonesia meraih 3 emas dan 1 perak pada ajang ASEAN Para Games (APG) Solo 2022. (foto situs resmi kemenpora)

Solo,koranmemo - Raihan medali Indonesia pada ajang ASEAN Para Games (APG) Solo 2022 bertambah setelah Tim Judo Tunanetra meraih 3 medali emas dan 1 perak. Capaian ini cukup mengejutkan karena diluar target yang diinginkan.

Pelatih Judo Tunanetra, Imam Kuncoro mengatakan 3 medali emas ini diluar target karena atlet Indonesia harus berkompetisi di kelas yang lebih tinggi dibanding kejuaraan-kejuaraan sebelumnya.

Tapi karena tampil sebagai tuan rumah serta semangat atlet lebih tinggi dan mengantarkan mereka meraih emas.

“Sebenarnya tidak saya target, malah Bayu ini membuat kejutan. Kenapa tidak saya target kemarin, sebenarnya Bayu ini kelasnya total (blind total) tetapi saya naikkan ke yang low vision, ternyata yang prediksi dapat medali gagal dan justru Bayu saya naikkan ternyata dapat emas,” kata Imam dikutip dari laman Kemenpora.

Baca Juga: Dua Pemain Muda Persik Kediri Dipinjamkan ke Klub Liga 2 dan Klub Liga 3, Tambah Jam Terbang

Adapun 3 medali emas tersebut dipersembahkan oleh Bayu Pangestu Aji kelas J2-60 kilogram, Rafli Ahmad Shidqirafli di Kelas J1-73 kilogram, dan Sahrul Sulaiman di Kelas J2-73 kilogram. Sedangkan untuk medali perak diraih oleh Junaedi yang bermain di Kelas J1-60 kilogram.

Bayu yang meraih prestasi di luar target pelatih sudah berjuang keras pada saat persiapan. “Perjuangan tentu begitu berat, melawan malas, harus total di Pelatnas, tapi semua dapat dilalui dan emas ini untuk Indonesia,” tuturnya.

Selain Bayu, hasil baik juga dicatatkan oleh Rafli. Secara mengejutkan dia mengalahkan lawannya, Witthaya Wongphaet dari Thailand dalam hitungan detik. Persiapan serius dan tak kenal lelah mengantarkan atlet yang turun di kelas J1-73 kilogram ini tampil prima di atas matras.

“Saya kaget juga (dikatakan 2 detik), karena keadaan itu semua adalah reflek, tidak saya perkirakan, semua kejadian di atas matras adalah reflek daripada latihan yang sudah kita ikuti,” jelas Rafli.

Baca Juga: Ikuti Trofeo di Blitar, ini Lawan Yang akan Dihadapi Persedikab Kediri

Halaman:

Editor: Koran Memo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X